Infrastruktur, Regulasi, dan Edukasi Jadi Pilar Keberhasilan Rencana Stablecoin Nasional

JAKARTA -Proyek stablecoin nasional berbasis rupiah digital benar-benar dapat digunakan masyarakat dan menjadi bagian dari transformasi ekonomi digital. Untuk itu, pemerintah dinilai perlu menyiapkan beberapa langkah strategis. 

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyarankan pemerintah untuk membangun infrastruktur teknologi yang andal dan aman, termasuk sistem dompet digital dan integrasi dengan platform perdagangan kripto. 

Dengan infrastruktur yang aman, Calvin meyakini setiap transaksi rupiah digital ini diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan terpercaya.

“Kedua, menyusun regulasi yang jelas dan protektif, mencakup aspek keamanan, privasi, serta perlindungan konsumen, sehingga masyarakat dan pelaku usaha merasa aman menggunakan stablecoin,” ujar Calvin kepada VOI

Karena menurutnya, regulasi yang jelas juga harus memastikan interoperabilitas dengan sistem keuangan tradisional dan ekosistem digital yang lebih luas.

Selanjutnya, Calvin menyatakan bahwa pemerintah perlu mendorong literasi dan edukasi keuangan digital, agar masyarakat memahami cara penggunaan stablecoin, manfaatnya, dan risiko yang terkait. 

“Kampanye edukasi ini penting untuk meningkatkan adopsi di semua lapisan masyarakat,” jelasnya. 

Tidak lupa, ia juga mendorong kolaborasi dengan sektor swasta untuk mempercepat integrasi stablecoin ke dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia. 

“Dengan langkah-langkah ini, stablecoin nasional bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif,” tandas Calvin. 

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengungkapkan rencana penerbitan rupiah digital yang didukung oleh Surat Berharga Negara (SBN) dan dibangun di atas CBDC (Central Bank Digital Currency). 

Rencana yang digadang-gadang akan seperti stablecoin nasional ini dibuat untuk merespons pertumbuhan kripto di Indonesia. 

Di mana Laporan State of Crypto 2025, mengungkapkan bahwa Indonesia menempati jajaran teratas negara dengan pertumbuhan pengguna dompet kripto mobile paling signifikan sejak 2022.