Trump Tersinggung Iklan Ronal Reagan, Kanada Minta Maaf Keteteran Tarif Naik Lagi 10 Persen
JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney mengucapkan permintaan maafnya kepada Presiden AS Donald Trump yang tersinggung atas penayangan iklan pesan anti-tarif menampilkan mantan Presiden AS Ronald Reagan.
"Saya memang meminta maaf kepada presiden. Presiden [Trump]
tersinggung," kata Carney kepada para wartawan di kota Gyeongju, Korea Selatan, Sabtu waktu setempat, dikutip dari AFP.
Iklan pesan anti-tarif itu ditayangkan saat pertandingan bisbol antara Toronto Blue Jays dan Los Angeles Dodgers di Provinsi Ontario, Kanada, pada Jumat 24 Okotober malam.
Dalam iklan tersebut, diperlihatkan potongan dokumentasi kala mendiang Presiden AS Ronald Reagan berpidato tentang tarif berpotensi menimbulkan perang dagang dan mengguncang pasar global menjadi bencana ekonomi.
Trump meresponsnya pada 25 Oktober di media sosial miliknya, Truth Social, dengan mendesak agar penayangan iklan itu harus segera dihentikan.
Menurutnnya, iklan itu merupakan bentuk penipuan dan bernuansa permusuhan. Dengan tegas, Trump mengatakan Kanada haru menanggung konsekuensinya.
"Karena tindakan permusuhan dan penyimpangan fakta itu, saya menaikkan tarif terhadap Kanada sebesar 10 persen di atas tarif yang berlaku," tulis Trump di Truth Social.
Baca juga:
- Tokoh Legalisasi Kasino Jadi Ketum Partai Terbesar Thailand, Dibayangi Dinasti Politik Thaksin
- Akankah PM Kanada Penuhi Undangan Xi Jinping Tahun Baruan di China?
- KPK-BPK Cek Mesin EDC Terkait Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina Pekan Ini
- PBB Desak Trump Hentikan Serangan AS ke Kapal Sipil di Karibia-Pasifik Tewaskan 62 Orang