Ferrari Ungkap Jantung Mobil Listrik Pertamanya Siap Melesat dengan Suara Unik

JAKARTA – Setelah lama ditunggu pencinta otomotif, Ferrari resmi menyingkap salah satu tonggak bersejarah dalam perjalanan panjangnya di dunia otomotif. Pada ajang Capital Markets Day 2025, pabrikan asal Maranello ini memperkenalkan sasis dan komponen produksi pertama dari mobil listrik penuh pertamanya, Ferrari Elettrica.

Model ini bukan sekadar langkah menuju elektrifikasi, melainkan representasi evolusi DNA Ferrari yang menggabungkan tradisi teknik presisi Italia dengan inovasi masa depan tanpa kompromi terhadap performa dan kenikmatan berkendara khas Kuda Jingkrak.

Dikutip dari laman Ferrari, Jumat, 10 Oktober, disebutkan Elettrica menjadi puncak dari perjalanan penelitian panjang soal elektrifikasi yang dimulai sejak 2009 lewat teknologi hybrid Formula 1. Setelah hadirnya 599 HY-KERS, LaFerrari, SF90 Stradale, hingga 296 GTB, kini Ferrari merasa siap melangkah ke ranah listrik murni. Model ini diklaim memiliki lebih dari 60 paten teknologi baru, termasuk penggunaan material aluminium daur ulang hingga 75 persen yang berkontribusi mengurangi emisi karbon sebesar 6,7 ton untuk setiap unit yang diproduksi.

Dari sisi rancangan, Elettrica menawarkan arsitektur yang benar-benar baru. Baterai terintegrasi sepenuhnya di lantai mobil, menurunkan titik gravitasi hingga 80 mm dibanding model bermesin konvensional. Dengan distribusi bobot ideal 47–53 persen dan posisi duduk pengemudi mendekati sumbu depan, mobil ini menjanjikan keseimbangan sempurna antara kelincahan, stabilitas, dan kenyamanan khas Gran Turismo Ferrari. Menariknya, untuk pertama kalinya dalam sejarah Ferrari, digunakan subframe elastis di bagian belakang guna mengurangi getaran dan kebisingan kabin tanpa mengorbankan kekakuan sasis.

Desain interior akan diungkap pada awal 2026, sebelum debut dunia penuh Ferrari Elettrica digelar pada musim semi tahun depan. Dengan langkah ini, Ferrari tak hanya memasuki babak baru mobilitas bebas emisi, tapi juga menegaskan bahwa bahkan dalam keheningan listrik, dentuman adrenalin khas Maranello tetap hidup.

Performa Khas Kuda Jingkrak dan Suara Baru

Ferrari membekali Elettrica dengan dua poros elektrik buatan sendiri, masing-masing memiliki dua motor sinkron magnet permanen dengan efisiensi puncak 93 persen. Daya gabungan sistem ini mencapai 830 kW (sekitar 1.115 hp), menjadikan mobil ini bukan sekadar cepat, tetapi juga sangat responsif. Baterainya sendiri dikatakan dirancang sepenuhnya di Maranello, memiliki kepadatan energi 195 Wh/kg, tertinggi di kelasnya, dengan sistem pendinginan inovatif yang menjaga performa optimal dalam berbagai kondisi.

Soal sensasi berkendara, Ferrari tak ingin kehilangan jiwanya. Melalui teknologi Torque Shift Engagement, pengemudi dapat memilih lima level akselerasi progresif menggunakan paddle shifter, menghasilkan dorongan tenaga yang terasa terus menerus tanpa jeda. Menariknya, suara khas Ferrari tetap hadir, bukan lewat simulasi digital, melainkan hasil penguatan getaran mekanis dari powertrain listrik, layaknya resonansi gitar listrik yang menghasilkan karakter suara orisinal dan emosional.

Ferrari memastikan perjalanan menuju masa depan ini tetap berpijak pada warisan yang sama yakni mengutamakan rasa, performa, dan eksklusivitas.