Bluesky Mulai Wajibkan Verifikasi Usia Bagi Pengguna di Ohio
JAKARTA – Bluesky, platform yang dikembangkan oleh pendiri Twitter, mulai mewajibkan verifikasi usia bagi seluruh pengguna di Ohio. Kebijakan ini mulai diterapkan pada Senin, 29 September.
Ohio baru-baru ini mewajibkan verifikasi usia di berbagai jaringan sosial untuk melindungi anak-anak dari konten pornografi. Jika pengguna ingin mengakses konten yang masuk ke dalam kategori dewasa, mereka perlu membuktikan usianya terlebih dahulu.
Sebagaimana diumumkan dalam blog resminya, Bluesky mengaktifkan solusi verifikasi usia yang disebut Kids Web Services (KWS). Solusi teknis ini sempat digunakan sebelumnya di South Dakota dan Wyoming untuk mematuhi regulasi verifikasi usia serupa.
KWS akan menyediakan infrastruktur teknis yang memungkinkan Bluesky memverifikasi usia pengguna melalui berbagai cara. Opsi ini tidak terbatas pada pengunggahan salinan kartu identitas berfoto.
Situs web KWS mencatat mereka dapat memverifikasi usia melalui pemindaian wajah, kartu pembayaran, dan lainnya. Dengan begitu, pengguna memiliki opsi verifikasi selain menggunakan kartu tanda penduduk.
Baca juga:
Meski solusi verifikasi ini sudah digunakan di beberapa negara, tidak semua negara bagian AS memiliki undang-undang verifikasi serupa. Oleh karena itu, penerapannya juga menjadi tantangan bagi Bluesky.
Misalnya seperti Mississippi. Bluesky terpaksa menarik layanannya dari negara tersebut karena mereka kekurangan sumber daya untuk melakukan perubahan teknis substansial yang diperlukan untuk mematuhi aturan tersebut.
Kewajiban verifikasi usia ini memang berisiko, khususnya bagi startup kecil seperti Bluesky. Di saat mereka harus mengikuti kebijakan yang diterapkan oleh sejumlah negara, mereka juga harus berjuang menarik lebih banyak pengguna di berbagai belahan dunia.