Rio Dewanto Kesempatan Kudeta Sidang dalam Film Keadilan

JAKARTA - Rio Dewanto menceritakan pengalamannya sebagai Raka dalam film Keadilan (The Verdict). Film ini merupakan kolaborasi antara sutradara Lee Chang Hee dengan Yusron Fuadi.

“Yang menarik dari memainkan raka ini tidak selalu manusia itu protagonis dan antagonis. Ada alasan. Buat saya, ketika dihadapkan seperti itu saya melakukan hal yang sana dengan cara saya sendiri untuk mendapat keadilan,” kata Rio Dewanto dalam konferensi pers film Keadilan pada Rabu, 24 September.

Dalam film ini, karakter Raka diceritakan membajak sebuah persidangan demi mendapat keadilan atas istrinya. Ia melawan Timo (Reza Rahadian), seorang pengacara yang membela terduga yang menjadi dalang dari apa yang dialami istrinya.

“Kebetulan Raka punya kapasitas untuk mengkudeta pengadilan dengan dukungan di belakang. Kapan lagi gue bisa mengkudeta persidangan?” lanjutnya.

Selain itu, Rio Dewanto merasa bangga bisa bekerja dengan dua sutradara. Pengalaman baru ini membantunya dalam berkarakter.

“Kerja sama dengan dua director ini belajar juga buat gue. Kerja dengan sutradara Korea yang punya profesional, bukan berarti mas Yusron tidak ada tapi beda dengan Lee yang punya urusan teknis dan storyboard tapi lebih ke pengadeganan, dialog dan drama dan sebagainya,” jelas Rio.

Meski begitu, suami Atiqah Hasiholan menjelaskan tantangan dalam film ini juga tidak lepas dari adegan di persidangan.

“Tantangannya di mana membuat supaya adegan terutama di ruang persidangan itu tidak monoton karena 60-70% berada di ruang persidangan,” kata Rio Dewanto.

Film Keadilan akan tayang di bioskop Indonesia mulai 20 November 2025.