Twilio Umumkan Ketersediaan Global Layanan RCS, Dorong Interaksi Bisnis yang Interaktif dan Aman

JAKARTA — Twilio platform interaksi pelanggan terkemuka dunia, Selasa 2 Septmber secara resmi mengumumkan peluncuran global layanan Rich Communication Services (RCS) untuk seluruh pelanggannya. Layanan ini memungkinkan merek-merek dari berbagai industri mengirimkan pesan bermerek yang kaya fitur, terverifikasi, dan interaktif, menggantikan pengalaman tradisional SMS dengan cara yang jauh lebih dinamis dan aman.

Dengan ketersediaan layanan ini, lebih dari 349.000 pelanggan aktif Twilio di seluruh dunia kini dapat memanfaatkan RCS melalui Programmable Messaging dan Verify API, tanpa perlu melakukan perubahan kode. Bagi pelanggan baru, integrasi dilakukan secara langsung melalui platform Twilio dengan dukungan kanal lain seperti SMS, MMS, dan WhatsApp, memastikan komunikasi tetap lancar di berbagai perangkat dan kondisi jaringan.

Chief Product Officer dan Head of R&D Twilio, Inbal Shani, menyatakan bahwa peluncuran global RCS merupakan tonggak penting dalam evolusi komunikasi bisnis. “Penting bagi bisnis untuk membangun interaksi dengan pelanggan yang mulus, aman, dan tepercaya. RCS mewujudkannya melalui pengalaman pesan yang lebih kaya serta jaminan terkirimnya pesan yang lebih baik, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap brand,” ungkap Shani dalam rilis kepada VOI.

RCS memungkinkan bisnis menampilkan identitas merek secara lebih kuat dalam setiap pesan, termasuk melalui logo, tagline, serta lencana verifikasi yang dikembangkan bersama Google. Pesan-pesan ini juga dapat dilengkapi dengan fitur-fitur interaktif seperti tombol call-to-action, carousel gambar, berbagi lokasi, serta konten media yang meningkatkan pengalaman pengguna. Sistem fallback otomatis ke SMS juga diterapkan jika perangkat penerima belum mendukung RCS, memastikan keandalan pengiriman tanpa intervensi tambahan.

Layanan ini dirancang untuk menjawab tantangan utama dalam dunia komunikasi bisnis saat ini, khususnya terkait dengan kepercayaan konsumen terhadap pesan digital. Berdasarkan laporan Twilio’s 2025 State of Customer Engagement, hanya 15% konsumen yang sepenuhnya mempercayakan data pribadi mereka kepada brand, sementara 88% menyatakan mereka lebih cenderung melakukan pembelian dari brand yang berinteraksi secara personal dan real-time. Namun, hanya 44% perusahaan yang mampu mewujudkan hal ini.

Dengan RCS, kesenjangan tersebut dapat dijembatani melalui verifikasi dan branding yang jelas, serta interaktivitas yang tinggi. RCS sangat ideal digunakan untuk berbagai keperluan seperti konfirmasi pesanan, status pengiriman, kampanye pemasaran, hingga layanan pelanggan yang membutuhkan respons cepat — semua dilakukan dalam satu alur komunikasi yang lancar dan aman.

Penerapan RCS telah menunjukkan dampak signifikan di berbagai belahan dunia. Perusahaan fintech Nova Gestões di Amerika Selatan mencatat peningkatan hingga empat kali lipat dalam respons pelanggan setelah beralih dari SMS ke RCS.

“Yang terpenting, verifikasi bermerek mampu meyakinkan pelanggan bahwa mereka berkomunikasi langsung dengan Nova Gestões. Dalam bisnis pemulihan keuangan, kepercayaan adalah segalanya,” ungkap CTO Nova Gestões, Juliano Skrzyszowski.

Sementara itu, di Eropa, Fresha — platform pemesanan salon dan spa — menyebut bahwa pelanggan mereka lebih aktif merespons pesan yang dikirim melalui kanal RCS Twilio. “Kepercayaan ini mengarah pada hubungan yang lebih kuat dan hasil bisnis yang lebih baik,” kata Jeremy Miller, Head of Product Fresha.

Perluasan adopsi RCS juga didukung momentum global, terutama setelah Apple mengumumkan dukungan terhadap RCS melalui iOS 18.2 pada Desember 2024. Hal ini membuka akses RCS bagi pengguna iPhone, menjadikannya standar komunikasi baru yang lintas platform. Twilio sendiri kini telah mengaktifkan layanan RCS di lebih dari 20 negara melalui lebih dari 55 operator seluler.

Google sebagai mitra strategis Twilio dalam pengembangan RCS menyambut baik peluncuran ini. “Kami mengamati munculnya paradigma baru saat properti paling berharga dalam sebuah ponsel pintar bukan lagi halaman depan, melainkan kotak masuk,” ujar Steve Brough, Global GTM Head, RCS for Business di Google. “Kemitraan kami dengan Twilio memungkinkan bisnis menyediakan pesan yang mulai mengaburkan batas antara kemampuan pesan singkat dan aplikasi.”

Pakar industri juga menilai RCS sebagai perubahan mendasar dalam komunikasi bisnis. Adam Holtby, Principal Analyst dari Omdia, menyatakan, “RCS tidak hanya memperkaya komunikasi, tetapi juga menjadikannya kanal transaksi yang dapat menangani pembayaran, otentikasi, dan layanan lainnya secara langsung di dalam aplikasi perpesanan. Pengaturan tanpa perubahan kode dan fallback ke SMS menjadi solusi penting untuk mempercepat adopsi teknologi ini di perusahaan mana pun.”

Di Asia Tenggara, Singtel melihat RCS sebagai jawaban atas tuntutan konsumen yang menginginkan pengalaman yang lebih imersif. “Kemitraan dengan Twilio memungkinkan perusahaan di Singapura mengirim pesan yang kaya serta komunikasi interaktif,” ujar Terence Lai, VP Digitalisation Singtel.

Dengan peluncuran ini, Twilio mempertegas posisinya sebagai pemimpin global dalam customer engagement. Platformnya yang fleksibel dan terprogram telah digunakan oleh jutaan pengembang dan ratusan ribu organisasi bisnis di lebih dari 180 negara, membentuk ulang cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggan di era digital.