Penerbitan Red Notice Riza Chalid Tinggal Menunggu Waktu
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan perkembangan penerbitan red notice untuk Muhammad Riza Chalid (MRC) tinggal menunggu waktu. Sebab, prosesnya telah dibicarakan dengan Interpol.
Riza Chalid merupakan tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Persero Sub Holding-KKKS periode 2018-2023 dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
"Sedang dibicarakan dengan Interpol, NCBC-nya. Sebenarnya kan nanti diprofil dari sini," ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, kepada wartawan, Jumat, 22 Agustus.
Namun secara adminstrasi penyidik telah melengkapinya, salah satunya dengan memasukkan Riza Chalid dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Dari DPO ini kan proses untuk dapat itu harus diinikan dulu, penetapan DPO dulu. Untuk yang MRC ya," kata Anang.
Status DPO Riza Chalid sudah diterbitkan per 19 Agustus 2025. Langkah ini guna mencari keberadaannya dan membawa pulang ke Indonesia.
Dari pelacakan, Riza Chalid diduga berada di Malaysia. Bahkan telah menikahi kerabat Kesultanan negeri jiran tersebut.
Baca juga:
Dalam kasus dugaan korupsi, Muhammad Riza Chalid (MRC), selaku Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak merupakan satu dari sembilan orang yang ditetapkan tersangka pada kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Persero Sub Holding-KKKS periode 2018-2023.
Riza Chalid diduga terlibat melakukan penunjukkan langsung terhadap terminal BBM Merak dengan harga sewa tinggi yang tidak menguntungkan Pertamina. Selain itu menyusun formula produk Pertalite secara melawan hukum.
Sementara dalam upaya penindakan TPPU, penyidik telah menyita kendaraan yang diduga merupakan milik tersangka kasus dugaan korupsi minyak mentah Muhammad Riza Chalid (MRC).
Sejauh ini, ada sembilan mobil yang telah disita yakni Toyota Alphard, Mini Cooper, dan tiga sedan Mercedes Benz.
Kemudian, satu unit mobil BMW, satu unit Toyota Rush, satu unit Mitsubishi Pajero Sport, dan satu unit Mitsubishi Pajero Sport 2.4 Dakar.