JAKARTA - Saling serang antara militer Ukraina dan Rusia masih berlanjut. Terbaru, Ukraina menyerang stasiun pompa minyak Unecha di wilayah Bryansk, Rusia.
Komandan pasukan sistem nirawak Ukraina, Robert Brovdi,mengunggah video di Telegram yang menunjukkan kebakaran besar di fasilitas dengan banyak tangki bahan bakar.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto mengatakan pengiriman minyak mentah dari Rusia ke Hongaria melalui pipa Druzhba dihentikan setelah terjadi serangan terhadap pipa tersebut di dekat perbatasan Rusia-Belarus.
"Ini adalah serangan lain terhadap ketahanan energi kita," tulis Szijjarto dilansir Reuters, Jumat, 22 Agustus.
Tidak seperti kebanyakan negara Uni Eropa, Slowakia dan negara tetangganya, Hongaria, tetap bergantung pada energi Rusia dan menerima sebagian besar minyak mentah mereka melalui pipa Druzhba yang membentang melalui Belarus dan Ukraina ke Hongaria dan Slowakia.
BACA JUGA:
Ukraina meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia, menargetkan sektor yang memainkan peran besar dalam membiayai upaya perang Kremlin.
Penjualan minyak dan gas menyumbang seperempat dari total pendapatan anggaran Rusia.
Serangan pesawat nirawak (drone) yang hampir setiap hari terhadap kilang minyak dan jaringan pipa telah menyebabkan kekurangan bahan bakar di sejumlah wilayah Rusia.