Google Soroti Kecerdasan Buatan Ketimbang Peningkatan Hardware dalam Peluncuran Smartphone Terbaru
JAKARTA – Alphabet Inc melalui Google resmi meluncurkan lini terbaru smartphone Pixel dan perangkat pendukungnya pada Rabu 20 Agustus, dengan fokus utama pada integrasi kecerdasan buatan (AI) ketimbang peningkatan besar di sisi hardware.
Acara tahunan "Made by Google" yang digelar di New York ini menampilkan sejumlah selebritas seperti pembawa acara Jimmy Fallon dan grup Jonas Brothers untuk mendemonstrasikan penerapan AI dalam perangkat Google secara nyata.
Rick Osterloh, Wakil Presiden Senior Divisi Perangkat dan Layanan Google, menyatakan bahwa model AI terbaru mereka, Gemini, menjadi kunci utama dalam pengalaman pengguna Pixel generasi terbaru. "Ada banyak hype soal AI di ponsel dan juga banyak janji yang tidak terpenuhi, tapi Gemini adalah bukti nyata," ujarnya.
Baca juga:
Fitur AI yang dibenamkan di lini Pixel 10 mencakup asisten cerdas yang mampu menampilkan informasi relevan tanpa permintaan pengguna, seperti menampilkan email konfirmasi penerbangan saat melakukan panggilan ke maskapai, serta "pelatih" kamera yang membantu pengguna mengambil foto lebih baik. Google juga memperkenalkan fitur penerjemahan bahasa secara real-time untuk panggilan telepon.
Dari sisi desain, Pixel 10 tidak banyak berubah dibandingkan generasi sebelumnya, namun kini dilengkapi dengan lensa telefoto pada model dasar agar setara dengan versi premium. Semua perangkat dilengkapi prosesor Tensor G5 terbaru dan teknologi pengisian daya magnetik Pixelsnap, yang mirip dengan fitur MagSafe milik Apple.
Harga Pixel 10 dimulai dari 799 dolar AS (sekitar Rp13.020.700) dan 1.799 dolar AS (sekitar Rp29.373.700) untuk model lipatnya, tetap stabil meskipun sebelumnya sempat ada kekhawatiran akan kenaikan harga akibat tarif impor Amerika Serikat.
Menurut Bob O’Donnell, analis utama di Technalysis Research, fokus utama Google kini bukan lagi pada spesifikasi perangkat keras semata. "Banyak hal yang mereka tunjukkan hari ini sebenarnya dapat berjalan hampir sama pada perangkat tahun lalu. Pesan mereka jelas: ini bukan lagi sekadar soal hardware," katanya.
Meski agresif mendorong integrasi AI, pangsa pasar Pixel belum menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan data IDC, pangsa pasar global Pixel hanya naik tipis dari 0,9% menjadi 1,1% pada kuartal kedua tahun ini, sementara di Amerika Serikat justru turun dari 4,5% menjadi 4,3%. Hampir tiga perempat penjualan Pixel terjadi di AS, Jepang, dan Inggris. Tahun ini, Google mulai memperluas pasarnya dengan menjual Pixel di Meksiko untuk pertama kalinya.
"Kesempatan untuk memperluas pasar mereka masih sangat besar, dan itulah yang saat ini menjadi hambatan Google," ujar Carolina Milanesi, analis di Creative Strategies.
Pixel 10, Pixel 10 Pro, dan Pixel 10 Pro XL akan mulai tersedia akhir bulan ini, sementara Pixel 10 Pro Fold dijadwalkan meluncur pada Oktober. Selain smartphone, Google juga memperkenalkan Pixel Watch 4, serta earbuds nirkabel Pixel Buds 2a versi murah. Sementara itu, Pixel Buds Pro 2 tidak mendapatkan pembaruan besar selain penambahan warna baru dan peningkatan perangkat lunak khusus.