Fitur Sensor Oksigen Darah Belum Akan Kembali ke Apple Watch dalam Waktu Dekat

JAKARTA - Apple telah menghapus fitur pemantauan oksigen darah (blood oxygen sensing) dari Apple Watch sejak awal tahun 2024. Hingga kini belum ada tanda-tanda fitur tersebut akan kembali dalam waktu dekat. Perseteruan hukum antara Apple dan perusahaan teknologi kesehatan Masimo menjadi alasan utama tertundanya kembalinya fitur ini.

Sensor oksigen darah, atau pulse oximetry, adalah teknologi non-invasif untuk mengukur kadar saturasi oksigen (SpO2) dalam darah. Fitur ini pertama kali diperkenalkan Apple pada Apple Watch Series 6.

Namun, setelah putusan dari Komisi Perdagangan Internasional AS (ITC) yang memenangkan gugatan paten Masimo, Apple memilih untuk menonaktifkan fitur tersebut daripada menghentikan penjualan Apple Watch di AS.

Ada harapan sempat muncul pada Februari 2025 ketika Masimo menunjuk CEO baru, Katie Szyman, menggantikan CEO sebelumnya yang dikenal keras terhadap Apple. Beberapa analis memprediksi pendekatannya akan lebih lunak dan terbuka terhadap penyelesaian sengketa. Namun, hingga Agustus 2025, tidak terlihat adanya perubahan sikap dari pihak Masimo.

Pada 7 Juli 2025, Apple membawa kasus ini ke pengadilan banding AS, berargumen bahwa larangan tersebut tidak seharusnya diberlakukan karena perangkat Masimo yang dijadikan dasar paten belum benar-benar ada saat itu.

Tim hukum Apple juga menegaskan bahwa fitur mereka dikembangkan secara independen. Namun Masimo menuduh Apple merekrut sejumlah talenta penting dari perusahaan mereka, dan memanfaatkan pengetahuan internal tersebut untuk mengembangkan fitur SpO2-nya.

Masimo sendiri akhirnya meluncurkan perangkat wearable pemantau oksigen bernama W1 pada tahun 2022, dua tahun setelah Apple memperkenalkan fitur serupa. Apple kemudian menggugat Masimo atas dugaan kemiripan desain, tetapi hanya memenangkan kompensasi sebesar 250 dolar AS dalam putusan Oktober 2024 — jumlah yang sangat kecil untuk standar hukum teknologi.

Apple Watch Series 9 dan Ultra 2 yang dibeli setelah Januari 2024 tidak lagi memiliki fitur pengukuran oksigen darah, meski perangkat keras (sensor) secara fisik masih ada di dalamnya. Bahkan model terbaru seperti Apple Watch Series 10 dan Ultra 2 edisi hitam yang dirilis September 2024 juga tetap tidak mendukung fungsi tersebut.

Hingga 1 Agustus 2025, belum ada putusan final dari pengadilan terkait banding Apple. Sementara itu, Masimo menegaskan bahwa patennya bersifat berbasis perangkat keras, sehingga Apple tidak bisa mengakalinya hanya dengan perubahan perangkat lunak. Jalan keluar bagi Apple saat ini hanya dua: menyelesaikan sengketa dengan Masimo atau mengembangkan teknologi baru yang tidak melanggar paten.

Namun hingga kini, kedua opsi tersebut masih jauh dari kenyataan. Maka, pengguna yang membeli Apple Watch Series 9 atau Ultra 2 sebelum Januari 2024 masih bisa menikmati fitur SpO2, sementara pengguna baru harus menunggu lebih lama — atau mungkin selamanya — untuk melihat fitur itu kembali.

Dalam situasi ini, Apple dan Masimo sedang memainkan permainan “chicken” teknologi: siapa yang akan mengalah lebih dulu? Sayangnya, belum ada tanda-tanda bahwa salah satu dari mereka akan mengerem. Babak akhir dari drama hukum ini mungkin masih lama datangnya.