Trump Beri Waktu 12 Hari Bagi Rusia Akhiri Perang Ukraina
JAKARTA - Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan kepada Rusia untuk mengakhiri perangnya di Ukraina. Terbaru, Trump menetapkan tenggat waktu baru 10 hingga 12 hari bagi Moskow untuk mencapai kemajuan dalam upaya tersebut.
Trump dalam pernyataan di Skotlandia, menegaskan mempersingkat tenggat waktu 50 hari yang telah ia tetapkan karena frustrasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
“Saya kecewa dengan Presiden Putin," kata Trump dilansir Reuters, Senin, 28 Juli
"Saya akan mengurangi 50 hari yang saya berikan kepadanya menjadi lebih singkat karena saya rasa saya sudah tahu jawabannya tentang apa yang akan terjadi,” sambungnya.
Trump menetapkan tenggat waktu 50 hari awal bulan ini. Presiden Trump sebelumnya berulang kali menyuarakan kekesalannya terhadap Putin karena terus menyerang Ukraina meskipun AS telah berupaya mengakhiri perang.
Baca juga:
- Trump Kembali Luapkan Kecewa dengan Putin, Beri Deadline ke Rusia
- Banjir Besar di Rumania Tewaskan Satu Orang, Ratusan Orang Dievakuasi
- Trump Siapkan Bantuan 60 Juta Dolar: Gaza Kacau Balau, Mereka Harus Dapat Makanan Sekarang juga
- Heineken Sambut Baik Kesepakatan Dagang Trump-Uni Eropa Setelah Saham Anjlok
Trump sebelum kembali ke Gedung Putih menegaskan dirinya sebagai pembawa damai. Dia pernah berjanji untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama tiga setengah tahun dalam waktu 24 jam.
Trump mengancam sanksi baru terhadap Rusia dan negara-negara pembeli ekspornya kecuali jika kesepakatan tercapai pada awal September.