Masih Banyak yang 'Akali' Petugas di Malam Hari, 386 Kendaraan Diputar Balik

JAKARTA - Polisi mengungkap masih banyak masyarakat yang coba-coba mengakali para petugas agar bisa mudik lebaran 2021. Yakni dengan cara melakukan perjalanan di malam hari agar terhindar dari petugas.

Sayangnya aksi mereka tidak berjalan mulus sesuai yang diharapkan. Aksi mereka masih terpantau oleh petugas yang berjaga. Dimana berdasarkan data penyekatan larangan mudik, 386 kendaraan diputar balik, pada Kamis, 6 Mei, pukul 23.59 WIB

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, dengan penambahan penindakan itu, total 1.456 kendaraan yang ditindak dan diminta untuk putar balik.

"Total kendaraan yang diputar balik 1.456 dengab rincian 1.224 kendaraan pribadi dan 232 kendaraan umum," ucap Yusri kepada wartawan, Jumat, 7 Mei.

Jumlah kendaraan itu merupakan penindakan di dua titik penyekatan, yakni, gerbang tol (GT) Cikupa dan GT Cikarang Barat.

Untuk kendaraan yang diputar balik di GT Cikupa sebanyak 828 kendaraan. Dengan rincian, 709 kendaraan pribadi dan 119 kendaraan umum.

"GT Cikarang Barat kendaraan yang ditindak 628. Kendaraan Pribadi sebanuak 515 dan kendaraan umum sebanyak 113," kata dia.

 

Sebelumnya, sebanyak 1.070 kendaraan yang diminta untuk putar balik sejak pukul 00.00 hingga 12.00 WIB pada Kamis, 6 Mei. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah kerena operasi penyekatan ini berlangsung selama 12 hari. 

Untuk rinciannya, ribuan kendaraan itu terdiri dari 895 kendaraan pribadi dan 175 kendaraan umum. Para pengendara itu ditindak dari Gerbang Tol (GT) Cikupa dan Cikarang Barat.

"Dengan rincian untuk GT Cikupa ada 626 kendaraan. Untuk kendaraan pribadi ada 519 dan kendaraan umum 77. Untuk GT Cikarang Barat ada 444 kendaraan. Kendaraan pribadi 346 dan kendaraan umum 98. Ini masih berjalan karena 24 jam ya terus bergerak," kata Yusri.

Dalam operasi larangan mudik ini, setidaknya 4.276 personel dikerahkan. Mereka disiagakan di 14 titik penyekatan dan 17 titik pemeriksaan atau cek poin.