Menteri PU Pastikan Pembangunan 2.200 Dapur MBG Pakai Anggaran BGN

JAKARTA - Pembangunan 2.200 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menggunakan anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Hal itu dipastikan oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam jumpa pers di kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat malam, 18 Juli.

"Anggaran (untuk pembangunan dapur SPPG) dari Badan Gizi Nasional," ucap Dody.

Namun demikian, Dody belum bisa membeberkan total anggaran yang akan dikeluarkan oleh BGN dan daftar lokasi pembangunan dapur SPPG itu.

"Itu yang harus kami selesaikan (daftar lokasinya) sampai dengan targetnya, sih, Oktober 2025, berapa nominalnya belum, di mana tempatnya juga belum," kata Dody.

"Setelah tempatnya pasti di mana, baru kami bisa menyesuaikan anggarannya. Tapi, anggaran dari BGN," sambungnya.

Lebih lanjut, Dody memastikan, pembangunan dapur-dapur SPPG akan diprioritaskan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

"Jadi, kami nanti akan diberikan lokasi di mana saja, utamanya di daerah-daerah 3T," pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian PU menargetkan pembangunan 2.200 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sepanjang tahun ini.

Hal itu tercermin usai Menteri PU Dody Hanggodo bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk menindaklanjuti Nota Kesepahaman atau MoU yang ditandatangani pada Maret 2025 lalu.

Dody mengatakan, pihaknya memegang peran penting dalam mendukung program besutan Presiden Prabowo Subianto itu melalui penyediaan infrastruktur dasar, seperti dapur SPPG yang akan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

"Pembangunan dapur MBG adalah tanggung jawab bersama. Kementerian PU siap hadir dari sisi infrastruktur agar program ini bisa berjalan cepat dan merata di seluruh wilayah Indonesia," ucap Dody seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis, 17 Juli.

Menurut Dody, pihaknya dan BGN berencana membentuk tim koordinasi teknis guna menyusun langkah konkret menuju implementasi penuh.

"Dengan target pembangunan 2.200 dapur SPPG yang akan siap digunakan di 2025," katanya.