Ter Stegen Pertimbangkan Operasi Punggung, Bisa Absen Lama Lagi
JAKARTA - Penjaga gawang Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, sedang mempertimbangkan operasi punggung, yang kemungkinan akan membuatnya absen selama beberapa bulan.
Keputusan akhir belum dibuat dan masalah tersebut masih dapat diatasi dengan perawatan yang lebih konservatif.
Namun, hal ini telah mencegah pemain internasional Jerman tersebut berlatih bersama rekan-rekan setimnya sejak Barcelona kembali menjalani pramusim pada pekan lalu.
Apesnya, masalah tersebut terjadi pada momen tak tepat, ketika Ter Stegen sedang berjuang untuk mempertahankan tempatnya di tim utama Barcelona yang baru saja merekrut Joan Garcia dari Espanyol dengan harga 25 juta euro.
Baca juga:
Menurut laporan ESPN, Barcelona telah membuka pintu bagi Ter Stegen untuk pergi musim panas ini setelah kedatangan Garcia, tetapi sang pemain tetap enggan untuk pindah.
Rencana Blaugrana adalah Wojciech Szczesny, yang baru-baru ini menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun dengan klub, untuk menjadi pelapis Garcia.
Akibatnya, Ter Stegen dan Inaki Pena, kiper keempat tim, sama-sama menghadapi masa depan yang tidak menentu.
Apalagi, ada rumor bahwa pelatih Hansi Flick telah secara eksplisit memberi tahu Ter Stegen bahwa ia tidak memiliki peluang untuk bermain.
Bagaimanapun, Ter Stegen kemungkinan besar tidak akan menjadi bagian dari skuad yang akan bertolak ke Asia minggu ini untuk pertandingan persahabatan di Jepang dan Korea Selatan untuk persiapan musim baru.
Keputusan akhir Ter Stegen tentang operasi mungkin juga dipengaruhi oleh fakta bahwa Piala Dunia 2026 akan berlangsung di akhir musim, di mana ia berharap menjadi kiper utama negaranya setelah Manuel Neuer pensiun dari Tim Nasional Jerman.
Barcelona merekrut Ter Stegen dari Borussia Monchengladbach dengan harga 12 juta euro pada 2014 dan ia telah menjadi kiper utama tim sejak 2016.
Selama periode tersebut, pemain berusia 33 tahun ini telah tampil sebanyak 422 kali dan memenangi 17 trofi. Namun, cedera lutut membatasi penampilannya hanya dalam sembilan pertandingan musim 2024/2025, yang mendorong Barcelona untuk merekrut Szczesny--yang kembali dari masa pensiun.