Sakit Kepala saat Suhu Dingin, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
YOGYAKARTA – Saat musim tertentu, terutama ketika memasuki perubahan musim, suhu rendah akan terasa di Indonesia. Anda mungkin pernah merasakan sakit kepala tiba-tiba, lebih sering atau lebih parah dari biasanya saat terpapar suhu dingin. Melansir Southern Pain & Neurological Clinic, Jumat, 11 Juli, memang ada hubungan antara suhu dingin dan frekuensi sakit kepala kronis. Berikut ini penjelasan tentang penyebab dan cara mengatasi sakit kepala saat suhu dingin.
1. Penurunan tekanan barometric
Saat cuaca berubah, tekanan udara pun ikut naik-turun. Penurunan tekanan ini bisa memengaruhi pembuluh darah di otak, membuatnya menyempit atau melebar. Inilah yang berpotensi memicu sakit kepala dan migrain.
2. Konstriksi pembuluh darah karena dingin
Tubuh merespons dingin dengan menyempitkan pembuluh darah agar panas tidak cepat hilang. Namun jika terlalu lama, aliran darah bisa terhambat, dan kepala pun menegang. Inilah salah satu penyebab kepala pusing saat suhu dingin.
3. Berkurangnya aktivitas fisik
Saat cuaca dingin, Anda mungkin cenderung diam di dalam ruangan. Kurangnya gerak menyebabkan otot jadi kaku dan tegang, ini merupakan faktor klasik penyebab tension headache atau kepala pusing dan terasa tegang.
4. Udara kering di musim dingin
Pada tempat yang dingin, udara seringkali menjadi sangat kering. Hal ini bisa menyebabkan iritasi saluran pernapasan dan memicu sakit kepala. Ini mungkin bersifat kambuhan terlebih jika Anda sudah rentan mengalami sebelumnya.
Sebuah studi menemukan bahwa saat suhu menurun, frekuensi sakit kepala justru meningkat secara signifikan. Riset lain diterbitkan American Journal of Emergency Medicine mencatat bahwa cuaca dingin memang berkaitan erat dengan serangan migrain, terutama bagi mereka yang punya sensitivitas lingkungan. Selain itu, penelitian pada Journal of Headache and Pain menyoroti bahwa kombinasi suhu dingin, kelembapan rendah, dan polusi udara bisa turut memicu migrain.
Cara mengatasi dan mengelola sakit kepala di suhu dingin
1. Jaga tubuh tetap hangat
Kenakan topi, syal, atau bandana untuk melindungi kepala serta leher dari udara dingin. Hal ini membantu mencegah penyempitan pembuluh darah secara mendadak.
2. Perhatikan asupan air
Di udara dingin, rasa haus sering berkurang, padahal dehidrasi bisa memperburuk sakit kepala. Pastikan Anda tetap cukup minum sepanjang hari.
3. Gunakan humidifier
Menambahkan kelembapan di dalam ruangan bisa meringankan iritasi yang menyertai sakit kepala. Udara yang sehat turut membantu meringankan ketegangan otot.
4. Rutin Bergerak
Gerakan ringan seperti jalan kaki di dalam rumah, peregangan, atau olahraga hangat bisa menjaga otot tetap rileks. Dengan rutin bergerak, bisa membantu mengurangi risiko sakit kepala jenis tension.
5. Kelola stres dan tidur yang teratur
Kebiasaan hidup sehat seperti tidur cukup dan latihan relaksasi, misalnya dengan meditasi dan latihan pernapasan, membantu Anda lebih tahan menghadapi pemicu sakit kepala. Maka, mulailah menyadari pentingnya mengelola stres dan temukan aktivitas relaksasi yang sederhana bisa dilakukan di rumah atau dalam ruangan.
Baca juga:
Menurut penjelasan di atas, suhu dingin memang dapat menjadi pemicu sakit kepala kronis lewat mekanisme seperti tekanan udara berubah, pembuluh darah menyempit, serta perubahan pola aktivitas, dan kelembapan. Dengan langkah praktis seperti menjaga kehangatan, hidrasi cukup, menjaga kelembapan ruang, dan kebugaran rutin, Anda bisa jauh lebih siap menghadapi sakit kepala saat suhu sedang dingin seperti ini. Jika sakit kepala terasa sangat sering atau intens, konsultasikan ke tenaga medis.