Rusia Serang Ukraina dengan 728 Drone Usai Trump Janjikan Pasokan Senjata ke Kyiv

JAKARTA - Rusia menyerang Ukraina dengan rekor 728 drone dalam semalam, tak lama setelah Presiden AS Donald Trump berjanji akan mengirim lebih banyak senjata pertahanan ke Kyiv dan melontarkan kritik langsung yang tidak biasa kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dilansir Reuters, Rabu, 9 Juli, unit pertahanan udara Ukraina menghancurkan hampir semua drone, termasuk yang menggunakan sistem pengacau elektronik, ungkap Angkatan Udara Ukraina melalui aplikasi perpesanan Telegram.

Serangan tersebut menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menunjukkan perlunya sanksi "keras" terhadap sumber pendapatan yang digunakan Rusia untuk membiayai perang, termasuk terhadap mereka yang membeli minyak Rusia.

Trump mengatakan pada Selasa, ia sedang mempertimbangkan untuk mendukung RUU di Senat yang akan menjatuhkan sanksi berat terhadap Rusia, termasuk tarif 500% terhadap negara-negara yang membeli minyak, gas, uranium, dan ekspor Rusia lainnya.

"Kita menerima banyak omong kosong dari Putin. Dia selalu sangat baik, tetapi ternyata tidak ada artinya," kata Trump dalam rapat kabinet.

Ketika ditanya oleh seorang wartawan tindakan apa yang akan diambilnya terhadap Putin, Trump berkata: "Saya tidak akan memberi tahu Anda. Kami ingin sedikit kejutan."

Terpisah, Eropa sedang menggodok paket sanksi baru terhadap Moskow.

Trump mengalihkan retorika AS dari dukungan kuat untuk Kyiv menjadi menerima beberapa pembenaran Moskow atas invasi skala penuh yang dilancarkannya pada tahun 2022.

Namun, putaran awal pembicaraan antara Rusia dan Ukraina sejauh ini belum membuahkan hasil, karena Moskow belum menerima gencatan senjata tanpa syarat yang diusulkan oleh Trump dan diterima oleh Kyiv.

Janji presiden AS untuk memasok lebih banyak senjata pertahanan membalikkan keputusan Pentagon beberapa hari sebelumnya untuk menunda beberapa pasokan amunisi penting ke Ukraina, meskipun serangan Rusia meningkat yang menyebarkan ketakutan di Kyiv.

Menyusul janji baru Trump, Zelensky mengatakan dia telah memerintahkan perluasan kontak dengan Amerika Serikat untuk memastikan pengiriman penting pasokan militer, terutama pertahanan udara.

Utusan Trump untuk Ukraina Keith Kellogg akan berada di Roma pada hari Rabu untuk menghadiri konferensi bantuan internasional pada tanggal 10-11 Juli tentang Ukraina, yang dihadiri oleh Zelenskiy dan sekutu Eropa Kyiv.