Penantian Tiga Tahun Berakhir, Ear Sun Tampil Bawakan Ajaib untuk Pertama Kali di Java Jazz Festival 2025
JAKARTA - Ear Sun untuk pertama kalinya tampil di festival musik jazz terbesar Asia, Java Jazz Festival (JJF) 2025, yang mulai digelar hari ini di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat, 30 Mei.
Sudah tiga tahun sejak Ear Sun menantikan bisa manggung di JJF, hingga akhirnya penyanyi-penulis lagu yang mengusung musik pop jazz itu berhasil memeriahkan acara lewat penampilannya di Stage Bus, dengan konsep pertunjukan yang hangat.
“Tampil di Java Jazz tuh rasanya seneng banget, benar-benar mimpi yang jadi kenyataan,” kata Ear Sun setelah penampilannya.
“Gua inget banget, 2022 itu gua ke Java Jazz bareng Kinar, produser sekaligus penulis lagu gua. Dari situ, gua mulai kepikiran buat bawa warna pop jazz ke musik gua,” lanjutnya.
Dalam penampilannya, Ear Sun membawakan beberapa lagu lama yang diaransemen ulang secara khusus untuk Java Jazz. Tidak lupa, ia juga memperkenalkan single terbarunya yang berjudul “Ajaib”.
Lagu ini jadi salah satu penampilan spesial Ear Sun, karena baru pertama kali dibawakan secara langsung, lengkap dengan band dan brass section.
Baca juga:
“‘Ajaib’ ini punya cerita yang unik, dan gua senang banget bisa pertama kali bawainnya di Java Jazz,” katanya. “Walaupun lagunya pop akustik, tapi kental juga unsur pop jazz-nya.”
Ear Sun tampil dengan musik yang lebih ringan, tidak terlalu rumit seperti jazz standar, namun warna musik itulah yang membuat penonton datang untuk menyaksikannya.
Untuk itu, Ear Sun berharap musik jazz bisa punya pendengar yang lebih luas, terutama di kalangan anak muda.
“Gua pengin banget jazz itu bisa dinikmati lebih banyak orang, enggak cuma buat yang udah suka dari dulu. Makanya gua coba bawa jazz yang lebih ringan, tapi tetap punya karakter,” ujar Ear Sun.
“Semoga penampilan gua tadi bisa jadi awal yang baik, dan enggak berhenti di sini aja,” pungkasnya.