Lukisan Aliran Realisme: Pengertian, Sejarah, dan Karakteristiknya

YOGYAKARTA – Lukisan aliran realisme termasuk salah satu genre seni rupa yang sangat populer. Aliran seni Lukis ini mampu menangkap kenyataan hidup dalam bentuk yang jujur dan tanpa hiasan.

Aliran realisme dalam seni lukis memberikan warna baru dalam dunia seni rupa, sebab seniman dapat mengekspresikan realitas sosial dan kehidupan sehari. Penasaran tentang apa itu lukisan aliran realisme? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.

Mengenal Lukisan Aliran Realisme

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), lukisan adalah hasil karya seni melukis. Sementara melukis didefinisikan sebagai kegiatan membuat gambar dengan menggunakan pensil, pulpen, luas, dan sebagainya, baik dengan warna maupun tidak.

Sedangkan realisme diartikan sebagai penggambaran alam atau kehidupan kontemporer secara akurat dan terperinci, tanpa hiasan dikutip dari Encyclopedia Britannica.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa lukisan aliran realisme adalah hasil karya melukis yang menggambarkan kehidupan secara akurat atau sesuai dengan keadaan yang sebenarnya (realita).

Lukisan aliran realisme umumnya sangat detail dan terlihat seolah-olah hampir seperti foto, menggambarkan pemandangan dan kehidupan nyata tanpa da penyembunyian atau pemanis.

Sejarah Seni Lukis Aliran Realisme

Menyadur laman Sparks Gallery, aliran realisme dalam seni lukis bermula di Prancis pada pertengahan abad ke-19. Aliran ini muncul sebagai reaksi terhadap gya seni yang sangat bergaya dan penuh idealisasi.

Sebelum genre ini muncul, seni lukis sering menggambarkan tokoh-tokoh heroik atau peristiwa sejarah yang dibalut dengan narasi indah dan penuh emosi.

Dalam aliran realis, seniman memilih untuk melukiskan kenyataan hidup yang lebih sederhana, bahkan kadang-kadang “jelek” menurut pandangan sebagan orang.

Pada awal kemunculannya, aliran realisme sangat dipengaruhi oleh pencapaian teknologi dan ilmiah, serta perubahan sosial dan politik di Eropa.

Alih-alih menggambarkan pemandangan atau tokoh yang indah dan mulia, para seniman realis lebih memilih untuk melukis kehidupan orang-orang biasa, seperti para pekerja, petani, dan kehidupan pedesaan serta perkotaan. Hal ini dimaksudkan agar seni menjadi lebih dekat dengan pengalaman sehari-hari dan bisa dipahami oleh semua kalangan, buka hanya kalangan elit.

Karakteristik Lukisan Aliran Realisme

Lukisan aliran reaslime memiliki sejumlah ciri yang membedakannya dari aliran seni rupa lainnya.

Dikutip dari laman Digilib Unimed, berikut karakteristik lukisan aliran realisme yang perlu Anda ketahui:

  • Objek lukisan sesuai dengan kehidupans sehari-hari
  • Menampilkan sesuatu yang tampak ke dalam lukisan dengan gambar senyata mungkin.
  • Lukisan yang ditampilkan sederhana.
  • Objek-objek yang diperlihatkan pada gambar lukis menyatu satu-sama lain.
  • Tidak ada penambahan unsur untuk membuat berlebihan.

Demikian informasi tentang lukisan aliran realisme. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.