Ferrari Roma Seharga Rp3,6 Miliar Raib Misterius dalam Perjalanan ke Dealer
JAKARTA - Sebuah insiden yang terdengar seperti adegan pencurian dalam film jadi kenyataan di Amerika Serikat. Sebuah Ferrari Roma mewah senilai 218.000 dolar AS atau sekitar Rp3,6 miliar dilaporkan hilang secara misterius saat dalam perjalanan dari sebuah dealer di Denver menuju dealer lainnya di Minneapolis.
Menurut laporan dari The Drive yang dipublikasikan Senin, 21 April 2025, dealer Ferrari di Minneapolis, Twin Cities Performance, mengajukan gugatan federal terhadap dealer Bentley Denver dan perusahaan pengiriman Angels Moving Autos. Mereka menuding kedua pihak lalai hingga menyebabkan mobil sport eksotis tersebut raib tanpa jejak.
Kisah ini bermula ketika Twin Cities Performance membeli Ferrari Roma dari Bentley Denver pada November 2024. Mobil tersebut kemudian dijadwalkan untuk dikirimkan melalui Angels Moving Autos, yang menggunakan platform Central Dispatch untuk mencari perusahaan transportasi. Anehnya, perusahaan yang dipilih adalah KT Logistics, sebuah perusahaan yang dikenal memiliki armada truk berpendingin dan dry van, yang jelas tidak sesuai untuk mengangkut mobil mewah.
Kejanggalan semakin bertambah ketika seseorang yang mengaku dari KT Logistics datang menjemput Ferrari di Denver. Ironisnya, pengemudi tersebut dilaporkan tidak menunjukkan surat muatan (bill of lading) maupun identifikasi yang jelas. Anehnya, pihak Bentley Denver diduga tidak melakukan verifikasi yang memadai.
Dua hari setelah "pengambilan" mobil, Angels Moving Autos justru mengirimkan pesan kepada Twin Cities Performance yang menyatakan bahwa pengiriman berjalan lancar dan "semuanya terlihat baik dan sah." Namun, hampir seminggu kemudian, kabar buruk datang: Ferrari Roma tersebut hilang! Lebih mencengangkan lagi, baik perusahaan pengiriman maupun Bentley Denver dilaporkan tidak membuat laporan polisi terkait kejadian ini.
Baca juga:
Dalam gugatannya, Lithia Motors, yang menaungi Twin Cities Performance, menuduh Bentley Denver dan Angels Moving Autos melakukan kelalaian dan pencurian sipil. Mereka juga mengajukan tuntutan terhadap dealer Bentley yang telah mencairkan pembayaran meskipun mobil belum diterima, serta pelanggaran perjanjian vendor terhadap Angels Moving Autos.
Saat ini, keberadaan Ferrari Roma berwarna Rosso Corsa tersebut masih menjadi misteri. Twin Cities Performance dan Lithia Motors menuntut ganti rugi atas harga pembelian mobil, serta kompensasi atas potensi kerugian keuntungan, penjualan, dan loyalitas pelanggan.
Insiden ini menjadi sorotan tajam di kalangan pecinta otomotif dan logistik. Bagaimana mungkin sebuah mobil mewah bernilai ratusan ribu dolar dapat menghilang begitu saja dalam proses pengiriman antar dealer?