Siap Kembalikan Performa Atlet, Layanan Lengkap yang Tersedia di Siloam Sports Medicine & Performance Center

JAKARTA - Cedera dalam berolahraga seringkali tak dapat dihindari. Namun, ketika cedera sudah menimpa, satu hal yang wajib diketahui ialah penanganan yang tidak boleh keliru. Sebab, penanganan pertama yang salah, dapat berisiko lebih buruk dari cedera yang dialami.

dr. L. Grace Tumbelaka, Sp.KO, Subsp.ALK (K), dokter spesialis kedokteran olahraga, sub-spesialis asuhan pelatihan dan kompetis, mengatakan bahwa cedera bukanlah akhir dari segalanya bila ditangani dengan tepat.

Seperti layanan yang tersedia di Siloam Sports Medicine & Performance Center terhadap cedera pasien saat berolahraga.

Layanan Ortopedik Komprehensif

Layanan komprehensif Siloam Sports Medicine & Performance Center dimulai dari program preventif, termasuk konsultasi kebugaran dan kesehatan fisik yang disesuaikan untuk membantu pasien mencapai kebugaran optimal dan menghindari cedera. Penerapan strategi Latihan disesuaikan dengan kondisi fisik pasien. Selain itu, program rehabilitasi (termasuk return to sport) dan fisioterapi juga dirancang dengan cermat untuk mempercepat pemulihan pasien, memulihkan fungsi gerak dan mengoptimalkan kekuatan fisik pasien.

Komitmen Fasilitas dan Teknologi

Sebagai bentuk dedikasinya, selain menyediakan layanan MRI dan ruang operasi berstandar internasional, RS Siloam Mampang memperlengkapi Siloam Sports Medicine & Performance Center dengan fasilitas dan teknologi unggulan, termasuk:

• Cardiopulmonary Exercise Testing (CPET) – Merupakan alat diagnostik yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi kardiovaskuler dan pernapasan. Alat ini menggunakan treadmill atau sepeda statis untuk mengukur respons fisiologis tubuh terhadap aktivitas fisik. Selama tes akan dipantau menggunakan elektrokardiogram (EKG), tekanan darah, dan analisis gas darah untuk mengevaluasi fungsi jantung, paru-paru, dan sistem kardiovaskuler.

Layanan komprehensif Siloam Sports Medicine & Performance Center (VOI/Vessy)

Salah satu yang dapat dinilai adalah VO2 max untuk mengukur kapasitas maksimal tubuh dalam mengkonsumsi oksigen saat aktivitas intens. Data ini diperlukan untuk membantu atlet dan individu untuk merancang progam latihan yang efektif.

• Motion Analysis Berbasis AI

Merupakan teknik analisis gerakan yang digunakan untuk memahami pola gerakan manusia. Dengan menggunakan teknologi seperti sensor, kamera, dan software khusus. Motion analysis dapat merekam, menganalisis, dan menginterpretasikan data gerakan. Hasil analisis ini dapat diaplikasikan dalam keilmuaan kedokteran olahraga untuk memastikan gerakan sudah tepat dan optimal. Dengan memahami pola gerakan yang tepat, motion analysis dapat membantu meningkatkan kinerja, mengurangi risiko cedera, dan meningkatkan keselamatan.

• Cryotherapy dan ESWT (Extracorporeal Shock Wave Therapy)

Terapi inovatif yang memanfaatkan suhu rendah dan gelombang kejut untuk meredakan nyeri, mempercepat pemulihan otot dan sendi, serta mendukung regenerasi jaringan dengan lebih optimal.

• Stem Cells Treatment

Terapi regeneratif yang memanfaatkan sel punca untuk memperbaiki jaringan yang rusak akibat cedera atau degenerasi. Pendekatan ini digunakan dalam perawatan cedera olahraga, osteoartritis, serta pemulihan otot dan sendi agar pasien dapat kembali beraktivitas dengan optimal.

Prof. DR. dr. Andri Marulia Tua Lubis, Sp.OT(K), dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi, konsultan sports injury and arthroscopy mengatakan, dengan kombinasi teknologi terkini dan pendekatan medis berbasis bukti, tidak hanya membantu pasien pulih dari cedera tetapi juga mengoptimalkan performa mereka agar lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan olahraga.

Perubahan Nyata bagi Pasien

“Saya sangat senang dengan pelayanan di RS Siloam Mampang. Bagi saya, kepercayaan terhadap siapa yang menangani operasi itu sangat penting, mulai dari cara dokter menjelaskan hingga program pemulihannya yang harus jelas dan meyakinkan,” ungkap Andakara Prastawa Dhyaksa yang merupakan Kapten tim basket Pelita Jaya Jakarta.

Bersama Andakara, Rifda Irfanaluthfi, pesenam pertama Indonesia yang berlaga di Olimpiade, dan Zidane Alqan Maharin, atlet Warriors Basketball, juga membagikan pengalaman bagaimana layanan medis dan rehabilitasi olahraga di RS Siloam Mampang membantu mereka dalam pemulihan cedera, mengembalikan performa optimal di lapangan. Secara khusus, Rifda Irfanaluthfi juga menyampaikan bahwa Siloam Sports Medicine & Performance Center berhasil mencegah cedera berulang sehingga dapat terus berlaga mewakili Indonesia.