Tesla Mulai Tak Laku di Norwegia, Toyota dan Volkswagen Laris Manis

JAKARTA - Tesla selama beberapa tahun terakhir selalu mendominasi pasar kendaraan listrik di Eropa khususnya di Norwegia, tapi memasuki tahun 2025 (dua bulan pertama) angka penjualan Tesla di Norwegia anjlok mengikuti negara Eropa lain bahkan hingga 44,4 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2024.

Padahal, pasar kendaraan listrik secara keseluruhan di Norwegia melonjak hingga 53,4 persen, yang kini mencangkup 96 persen dari semua mobil penumpang baru yang terjual di negara tersebut.

Berdasarkan laporan Carscoops, dikutip, Selasa, 4 Maret, dengan penjualan sebanyak 1.606 unit pada bulan Januari dan Februari, turun dari 2.887 unit tahun lalu, Tesla turun ke posisi ketiga di antara merek terlaris di Norwegia, di belakang Volkswagen dan bahkan Toyota yang hanya menjual satu model EV, bZ4X.

Hal itu sangat kontras dengan kinerjanya sepanjang tahun 2024, ketika Tesla menjual 24.259 mobil dan mengklaim pangsa pasar sebesar 18,9 persen. Padahal pangsa pasar penjualan mobil secara keseluruhan (baik ICE maupun EV) melonjak 46,3 persen dalam dua bulan pertama atau 18.292 unit, berdasarkan data dari Dewan Informasi Lalu Lintas Jalan Norwegia.

Jika dirinci lebih detail terkait peringkat pertama yang menguasai pangsa pasar EV, Volkswagen menjadi yang berada di posisi teratas dengan mengirimkan 3.222 kendaraan pada bulan Januari dan Februari, peningkatan yang mencengangkan sebesar 224,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.

Sementara itu, di posisi kedua ada Toyota dengan dengan 2.102 unit terjual atau naik 97,6 persen, sementara Tesla, yang sekarang berada di posisi ketiga, mengalami penurunan penjualan menjadi 1.606 turun 44,4 persen. Melengkapi lima besar adalah Nissan dengan 1.186 unit naik 31,3 persen dan BMW dengan 1.134 unit naik 113,6 persen.

Jika berbicara mengenai model individual, bZ4X dari Toyota adalah yang paling laris sepanjang tahun ini, dengan penjualan sebanyak 1.762 unit atau naik 236,3 persen. Diikuti oleh VW ID.4 dengan penjualan sebanyak 1.342 unit naik 207,8 persen, tepat di depan Nissan Ariya dengan penjualan sebanyak 1.171 unit naik 201 persen.

Tesla Model Y, yang dulunya merupakan kendaraan listrik favorit di negara ini, turun ke posisi keempat dengan penjualan hanya sebanyak 965 unit, penurunan yang sangat mengejutkan sebesar 64,4 persen.

Robert Næss, Chief Investment Officer di Nordea Asset Management, menyatakan bahwa daya tarik Tesla yang dulunya tak tertandingi telah memudar di Norwegia.

"Saya pikir ini adalah kombinasi dari beberapa orang yang memiliki kesan negatif terhadap Musk dan fakta bahwa Tesla tidak lagi menjadi pilihan yang jauh lebih baik daripada semua mobil listrik lainnya," ungkapnya.