Komponen Dinamo Starter Mobil​ yang Bantu Mesin Menyala

YOGYAKARTA – Dinamo starter adalah komponen penting di mobil yang membantu pengemudi menghidupkan mesin. Cara kerja sistem starter mobil melibatkan berbagai komponen penting. Untuk menambah pengetahuan, disarankan mengetahui komponen dinamo starter mobil yang mendukung hidupnya mesin kendaraan.

Komponen Dinamo Starter Mobil​

Pada dasarnya, komponen dinamo starter adalah pemancing putaran mesin sebelum mobil dinyalakan. Prinsipnya, starter akan mengubah energi listrik jadi mekanik. Ada banyak komponen dinamo starter yang bekerja hingga mesin mobil bisa menyala. Berikut ini beberapa komponen yang ada pada dinamo starter.

  1. Solenoid Starter

Bentuknya menyerupai tabung atau silinder di motor utama. Komponen ini terdiri dari kumparan atau coil. Fungsinya adalah untuk menggerakan drive pinion dan memberi tegangan ke motor utama sehingga mesin berputar.

  1. Armature (Rotor) dan Shaft (Poros)

Komponen lain yang tak kalah penting adalah armature dan shaft. Bahkan, armature atau yang juga disebut angker adalah inti dari dinamo. Komponen ini terdiri dari sebatang besi, bentuknya silinder degan slot, poros, hngga kumparan armature. Fungsinya untuk mengubah energi listrik jadi mekanik.

  1. Yoke dan Pole Core

Yoke dan pole core adalah rangkaian yang tak terpisahkan. Fungsi yoke adalah sebagai tempat pole core sehingga dibuat dari logam. Komponen tersebut menopang field coil dan menguatkan medan magnet yang penting untuk menyalakan mesin.

  1. Field Coil

Field coil juga disebut dengan kumparan medan yang dibuat dari baterial tembaga berbentuk lempengan. Fungsi komponen ini adalah untuk menghasilkan kumparan dan mengalirkan listrik yang cukup besar.

  1. Brush dan Brush Holder

Bentuknya seperti sikat yang terbuat dari tembaga lunak. Fungsinya adalah menyalurkan listrik dari field coil ke armature coil. Ada dua jenis brush yang ada pada starter yaitu brush positif dan negatif.

  1. Armature Brake

Seperti namanya, komponen ini fungsinya adalah untuk melakukan pengereman pada putara armature setelah pinion gear tidak lagi di flywheel. Dengan begitu putaran akan bisa segera berhenti.

  1. Drive Lever atau Shift Fork

Komponen ini disebut juga dengan tuas penggerak yang fungsiny adalah untuk mendorong pinion gear sehingga tersambung ke ring gear yang ada di flywheel serta melepaskannya kembali.

  1. Starter Clutch

Komponen ini juga disebut kopling starter. Fungsinya adalah untuk meneruskan tenaga dari armeture ke flywheel lewat roda gigi pinion. Komponen ini juga berfungsi sebagai pengaman dari armature coil sehingga kerusakan starter tidak terjadi.

  1. Gigi Pinion dan Helical Spline

Daya putar dari dinamo sarter akan diteruskan ke mesin oleh gigi pinion. Sedangkan helical spline akan membantu proses penghubungan dan pelepasan gigi pinion dengan ring gear lebih halus.

  1. Reduction Gear

Daya putar motor ke gigi pinion akan diteruskan oleh reduction gear. Komponen ini juga meningkatkan torsi dengan cara mengurangi putaran motor. Torsi yang dapat dihasilkan adalah 1/3 hingga 1/4 dari putaran motor sebenarnya dengan begitu efisiensi lebih bisa didapatkan.

  1. Planetari Gear (Tipe Planetari)

Fungsi komponen ini sebagai gigi pereduksi yang akan meneruskan putaran armatur ke ring gear agar mesin berputar.

Itulah beberapa komponen dinamo starter mobil​. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.