Rusia dan Amerika Serikat Berencana Melanjutkan Dialog Tingkat Tinggi Pekan Ini

JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri Sergey Ryabkov mengatakan, Rusia dan Amerika Serikat akan melanjutkan pembicaraan tingkat direktur politik untuk membahas hal-hal yang mengganggu hubungan bilateral pada akhir pekan ini.

"Kami terbuka untuk berkomunikasi dengan pihak Amerika, khususnya mengenai hal-hal yang mengganggu hubungan bilateral. Kami mengharapkan kemajuan nyata setelah pertemuan, yang dijadwalkan pada akhir minggu pertama," katanya kepada TASS, seperti dikutip 24 Februari.

Diplomat senior Moskow itu menambahkan, pertemuan tersebut akan dilakukan "di tingkat direktur departemen" dari layanan luar negeri.

Sebelumnya, delegasi tingkat tinggi kedua negara mengadakan pembicaraan selama 4,5 jam di Riyadh, Arab Saudi pada 18 Februari.

Rusia diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, Ajudan Presiden Yury Ushakov, dan CEO Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) Kirill Dmitriev. Dari sisi AS ada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, penasihat keamanan nasional Mike Waltz dan utusan khusus untuk Timur Tengah Steven Witkoff mewakili AS.

Menurut Ushakov, para delegasi telah melakukan pembicaraan serius mengenai semua hal yang telah mereka rencanakan untuk dibahas, termasuk mempererat posisi kedua negara dan komunikasi mengenai Ukraina.

Ia menjelaskan, belum diketahui siapa saja yang akan menjadi negosiator dalam penyelesaian masalah Ukraina dan keputusan akan diserahkan kepada presiden.

Menlu Lavrov mengatakan pembicaraan tersebut sangat bermanfaat dan kedua belah pihak sepakat untuk menunjuk duta besar sesegera mungkin.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri mengatakan Menlu Lavrov dan Menlu Rubio sepakat dalam pertemuan tersebut untuk membentuk kelompok-kelompok negosiasi mengenai Ukraina, serta mengenai kerja sama di masa mendatang mengenai isu-isu yang menjadi kepentingan geopolitik bersama.