Olahraga Saat Kurang Tidur Mengancam Kesehatan, Ini Alasannya

YOGYAKARTA – Tahukah Anda bahwa olahraga saat kurang tidur mampu mendatangkan efek yang kurang baik untuk kesehatan? Tidur cukup dan olahraga teratur harus dilakukan secara beriringan agar efek baiknya bisa dirasakan secara maksimal. Bahkan tidur dan olahraga jadi hal yang tidak bisa dipisahkan. Lalu, bagaimana jika memaksa diri tetap berolahraga padahal tidak memiliki tidur yang cukup?

Olahraga Saat Kurang Tidur

Dilansir dari situs bkombandung.kemkes.go.id, tidur punya peran penting dalam keberhasilan olahraga. Tidur adalah stategi pemulihan yang dilakukan setelah olahraga. Saat tubuh tertidur, pemulihan akan terjadi lewat pelepasan hormon (hormon pertumbuhan dan androgen) yang membantu memperbaiki dan membentuk otot. Selain itu pemulihan juga membantu mendukung pertumbuhan tulang dan memecah lemak.

Melakukan olahraga dalam kondisi tubuh kurang tidur akan memicu masalah pada tubuh. beberapa efek samping olahraga tanpa tidur cukup adalah sebagai berikut.

  1. Risiko cedera fisik lebih besar

Olahraga tanpa tidur cukup akan memicu penurunan konsentrasi dan koordinasi tubuh. Saat itu terjadi, risiko cedera makin besar. Bahkan, kecelakaan saat olahraga berpotensi terjadi. Beberapa olahraga akan sangat membutuhkan konsentrasi tinggi dan tidur cukup tidak boleh diabaikan.

  1. Penurunan performa

Akan terjadi penurunan kekuatan, daya tahan, hingga performa fisik secara keseluruhan saat kurang tidur. Jika hal tersebut terus terjadi, olahraga tidak akan membuahkan apapun. Dikhawatirkan pula akan memicu kelelahan ekstrem. Sangat penting untuk mengatur jadwal tidur dan olahraga dengan baik.

  1. Mengancam kesehatan jantung

Saat melakukan aktivitas berat seperti olahraga namun tubuh kurang tidur, kinerja jantung akan sangat berat. Kondisi itu akan berdampak pula pada peningkatan detak jantung, tekanan darah tinggi, hingga rentetan gangguan kesehatan lain. Salah satu ancaman kesehatan yang mungkin terjadi adalah aritmia jantung.

  1. Stres

Salah satu manfaat olahraga adalah penyembuhan stres. Namun, jika olahraga dilakukan saat kurang tidur justru akan memicu stres baik seacara fisik maupun mental. Saat kelelahan, tubuh membutuhkan tidur bukan olahraga. Jika tubuh yang lelah terus dipaksa olahraga maka akan memicu kelehanan ekstrem. Kondisi tersebut berdampak pula pada kondisi psikis seseorang.

  1. Meningkatkan reaksi inflamasi

Secara umum, kurang tidur mampu meningkatkan reaksi inflamasi/peradangan. Saat reaksi ini dialami oleh seseorang maka akan berdampak pada sistem kekebalan tubuh, menghambat pemulihan atas cedera, hingga menghambat perbaikan otot. Tidur kurang juga mengganggu penyerapan nutrisi oleh tubuh.

Dari paparan di atas dapat disimpulkan bahwa olahraga saat kurang tidur sangat tidak direkomendasikan. Disarankan untuk memenuhi durasi tidur sesuai usia. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.