Snap Ungkap Peningkatan Jumlah Pengguna Saat TikTok Tak Beroperasi di AS

JAKARTA - Selama panggilan hasil pendapatan kuartal keempat, CEO Snap Inc., Evan Spiegel mengungkapkan bahwa ketidakpastian masa depan TikTok memberikan dampak yang positif bagi perusahaannya. 

Spiegel menyebutkan di mana saat TikTok berhenti beroperasi di AS dalam waktu singkat, terdapat peningkatan pengguna di aplikasinya, meskipun tidak banyak kepastian terkait hal tersebut, . 

“Kami tidak mencoba mengambil terlalu banyak kesimpulan dari beberapa peningkatan keterlibatan yang kami lihat ketika (TikTok) berhenti beroperasi selama periode waktu yang singkat itu,” katanya mengutip TechCrunch. 

“Saya akan mengatakan bahwa lingkungan ketidakpastian secara keseluruhan menguntungkan bisnis kami,” tambah Spiegel.

Dalam panggilan tersebut, Snap mengungkapkan bahwa jumlah kreator yang mengunggah konten tumbuh lebih dari 40 persen dari tahun ke tahun pada kuartal keempat.

Spiegel juga menyoroti pertumbuhan konten publik Snapchat, di mana selama kuartal keempat, sudah terdapat lebih dari satu miliar posting publik per bulan di Snapchat. 

Selain itu, pada kuartal keempat, perusahaan melaporkan telah mencapai 453 juta pengguna aktif harian, meningkat 39 juta dari periode sebelumnya. 

Snap juga melaporkan pendapatan sebesar 1,55 miliar dolar AS atau sekitar Rp12,6 triliun, naik dari 1,36 miliar dolar AS (Rp11,1 triliun) pada tahun sebelumnya.