BMW M Pecahkan Rekor Penjualan 2024, M2 Paling Laris
JAKARTA - Produsen otomotif Jerman, BMW Group telah melaporkan penjualan global untuk tahun 2024 sebanyak 2.450.804 unit atau turun 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari jumlah tersebut, penjualan mobil berperforma tinggi dari divisi BMW M mencapai 206.582 unit sekaligus menandakan tolok ukurnya setelah melampaui penjualan 200.000 unit untuk pertama kalinya dalam sejarahnya.
Selain itu pada tahun 2024 lalu, hampir setiap sepuluh kendaraan yang terjual merupakan mobil dari divisi BMW M dengan menyumbang pangsa 9,4 persen. Ini juga merupakan rekor tertinggi baru bagi sub-brand tersebut.
Head of Customer, Brand and Sales BMW M GmbH, Sylvia Neubauer mengatakan capaian ini tidak hanya berkat meningkatnya permintaan mesin bensin, melainkan juga listrik murni berperforma tinggi di seluruh dunia.
“Tingginya permintaan untuk model bertenaga bensin dan listrik menunjukkan bahwa strategi netral teknologi kami juga membuahkan hasil di segmen performa dan performa tinggi, sehingga mendorong kami untuk mencatatkan hasil,” kata Neubauer dikutip dari laman resmi BMW Group, Rabu, 15 Januari.
Baca juga:
Model dengan pertumbuhan terbesar jatuh kepada BMW M2. Sedan sporty entry-level tersebut memperoleh peningkatan sebesar 64 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian ini diikuti oleh M3 Touring hingga 57 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lalu model super SUV, BMW XM memperoleh hasil impresif dengan mencatat peningkatan penjualan sebesar 16 persen.
Sementara itu, i4 M50 tercatat sebagai model terlaris untuk ketiga kalinya berturut-turut. Tentu ini merupakan hasil yang baik mengingat model tersebut berpotensi akan digantikan oleh M4 versi listrik murni di masa yang akan datang.
Untuk tahun 2025, BMW M akan memperluas pasarnya dengan menghadirkan model terdiri dari ICE, hybrid, plug-in hybrid, hingga EV murni. Ini ditambah dengan sub-brand tersebut sedang berupaya mengembangakan M3 versi listrik murni untuk dipasarkan menjelang akhir dekade.