Perbedaan Kesemutan Biasa dan Gejala Stroke Menurut Dokter Ahli

YOGYAKARTA – Salah satu tanda seseorang mengalami gejala stroke adalah kesemutan. Namun harus diketahui bahwa tidak semua kesemutan adalah gejala stroke. Kesemutan bisa jadi tanda gangguan kesehatan lainnya. Lalu apa perbedaan kesemutan biasa dan gejala stroke?

Perbedaan Kesemutan Biasa dan Gejala Stroke

Dikutip dari Detik, dokter spesialis neurologi dr Sigit Dewanto H, SpN, FINS, FINA membenarkan bahwa salah satu tanda seseorang mengalami gejala stroke adalah kesemutan. Namun ada perbedaan antara kesemutan biasa dan gejala stroke.

"Kelemahan atau rasa kesemutan pada wajah, kaki, tangan. Biasanya satu sisi tubuh kanan atau kiri," kata dr Sigit, dikutip Selasa, 9 Januari 2024.

Seseorang yang mengalami kesemutan, misalnya di tangan saja kemungkinan besar bukan gejala stroke.

“Tapi kalau sampai satu sisi kiri atau kanan saja, itu kemungkinan besar stroke," jelas dr Sigit lagi.

Selain itu ada gejala lain yang mungkin akan dialami oleh penderita stroke seperti linglung atau bingung, sulit berbicara, atau kesulitan melihat.

Di sumber media yang berbeda, Spesialis bedah RS Brawijaya Saharjo dr. M Arief Rachman, Sp.S., juga menjelaskan bahwa kesemutan biasa dan kesemutan gejala stroke memang sangat berbeda. Perbedaannya adalah lokasinya yang lebih spesifik. Kesemutan pasien stroke terjadi di satu sisi tubuh.

"Jadi wajah, leher, lengan, tungkai semua kesemutan," jelas dr. Arief.

Jika kesemutan hanya terjadi di satu bagian tubuh tertentu, bisa jadi kondisi tersebut menandakan adanya kelainan saraf namun bukan gejala stroke.

"Kalau kesemutan hanya di pergelangan tangan atau hanya tungkai ke kaki itu mungkin ada saraf terganggu. Tapi kalau kesemutan pada pasien stroke itu spesifik, harus sesisi tubuh," jelasnya.

Gejala Stroke Secara Umum

Selain kesemutan, ada beberapa tanda lain yang bisa diartikan bahwa pasien menderita gejala stroke. Dikutip dari situs p2ptm.kemkes.go.id, berikut ini tanda stroke selain kesemutan.

  1. Gejala Stroke Sumbatan

Beberapa tanda yang mungkin dialami oleh pasien yakni senyim tidak simetris, pelemahan pada gerakan tangan dan kaki, bisa pelo/sulit bicara/bicara tak nyambung/ bahkan tidak mengerti kata-kata.

Selain itu ada gejala lain yakni kebas di sesisi tubuh, gangguan pengelihatan atau rabun, sempoyongan/vertigo/pusing berputar/sulit mengkoordinasi gerakan, gangguan menelan, daya ingat terganggu.

  1. Gejala Stroke Pendarahan

Gejala yang terjadi pada stroke ini adalah penurunan kesadaran, nyeri hebat di bagian kepala, kejang disertai muntah mendadak. Saat gejala ini terjadi, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit karena jika terlambat maka gejala akan makin parah.

Stroke tidak hanya terjadi pada orang dewasa, bisa pula terjadi di usia muda. Penyebab stroke di usia muda pun beragam seperti hipertensi, cedera kepala, anemia sel sabit, atau karena kolesterol tinggi.

Itulah informasi terkait perbedaan kesemutan biasa dan gejala stroke. Kunjungi VOI.ID untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.