Sepekan Gelaran Piala Dunia U-17 di JIS, Mulai dari Pujian hingga Keresahan Pengunjung

JAKARTA - Jakarta International Stadium (JIS) menjadi salah satu lokasi pergelaran Piala Dunia U-17 2023. Sejak bergulir pada 10 November 2023, terhitung sudah sepekan ajang bertaraf internasional ini berlangsung di stadion yang bersebelahan dengan pantai.

Banyak cerita menarik yang terjadi di JIS, mulai dari banyaknya para pelatih yang memuji kualitas rumput hingga keluhan para suporter yang hadir.

Salah satu pelatih yang memuji keindahan dan kualitas JIS ialah Ryan Garry. Pelatih Inggris U-17 itu mengatakan bahwa lapangan di JIS adalah tempat yang fantastis.

“Lapangannya (JIS) fantastis menurut saya. Sebenarnya ini adalah stadion bagus. Stadion dan fasilitasnya benar-benar bagus,” kata Ryan Garry beberapa waktu lalu setelah tampil di JIS.

Lebih lanjut, Ryan Garry juga mengatakan bahwa stadion berkapasitas 82 ribu itu meninggalkan kesan luar biasa bagi tim asuhannya.

“Saya pikir di grup kami, semua pemain yang sudah bermain di stadion ini merasa sangat puas. Bukan hanya karena pelayanannya yang bagus, tetapi juga stadionnya memiliki lapangan fantastis. Ini adalah stadion yang luar biasa,” lanjutnya.

Seperti dua sisi mata uang, pujian yang muncul untuk JIS juga dibarengi dengan keluhan terhadap beberapa fasilitas. Bertolak belakang dengan pujian yang diungkap Ryan Garry, Christian Wuck selaku pelatih Jerman U-17 justru memberikan kritik.

Kata Wuck, JIS memang stadion megah. Namun, saat dibandingkan dengan Stadion Alianz secara objektif Wuck mengatakan kualitas rumput yang dipakai jauh berbeda.

“Menurut saya lapangan di sini (JIS) tidak terlalu bagus, lapangan di Allianz Arena lebih bagus. Namun, secara keseluruhan di stadion ini di Jakarta sangat indah,” ungkap Christian Wuck di sela latihan, Jumat 17 November 2023.

Dari sisi penonton, tak sedikit pula sindiran yang muncul ketika mereka menyaksikan pertandingan di JIS. Salah satunya soal kesulitan lahan parkir dan momen banjir di selasar utama stadion ketika hujan deras mengguyur Jakarta.

Dari pantauan VOI.ID, terlihat lapak parkir liar yang digelar masyarakat sekitar demi memudahkan pengunjung menyimpan kendaraan. Namun, dari segi lokasi terbilang tak memadai karena berada tepat di sebelah perlintasan kereta api.

Selain itu, minimnya tenant makanan dan minuman di sekitar JIS juga menjadi salah satu keluhan yang muncul. Seperti yang diutarakan oleh Inda, pengunjung dari Malang.

Saat ditemui VOI.ID menjelang pertandingan Polandia U-17 vs Argentina U-17, ia mengaku cukup kesulitan mencari variasi penganan. Sekalipun ada, ia mengeluhkan keresahan karena harga yang cukup mahal.

“Ini seru sebanarnya, JIS bagus sekali, tetapi saya lihat untuk booth makanan kurang variatif. Saya keliling di sini (selasar JIS) hanya itu saya (merujuk pada satu tenant). Ada itu, tapi juga mahal. Tidak ada pilihan lain, ya, kita cuma bisa temukan itu jadi dibeli saja,” ungkapnya.