Apa Itu Demographic Targeting? Ini Penjelasan, Contoh, hingga Cara Mendapatkannya
YOGYAKARTA – Para pelaku kreatif yang bergerak di bidang digital marketing mengenal istilah demographic targeting. Istilah tersebut berkaitan dengan upaya iklan yang dilakukan secara online di berbagai platform. Lalu, apa itu demographic targeting sebenarnya?
Apa Itu Demographic Targeting
Dalam situs Google Support, demographic targeting atau penargetan demografis adalah sebuah opsi yang berfungsi untuk mempersempit target iklan. Sederhananya demographic targeting membantu para pemasang iklan agar tepat sasaran.
Patut diketahui, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), demografi diartikan sebagai sebuah ilmu tentang susunan, jumlah, dan perkembangan penduduk. Demografi juga bisa diartikan sebagai sebuah ilmu yang memberi penjelasan atau gambaran statistik tentang kelompok yang dilihat dari sisi sosial.
Dalam konteks periklanan, penargetan demografis adalah metode periklanan yang dalam praktiknya melibatkan informasi yang berkaitan dengan demografi masyarakat. Pengiklan akan menargetkan iklannya kepada masyarakat sesuai preferensi tertentu, misal, iklan ditargetkan pada masyarakat berusia 40 tahun, atau iklan ditargetkan ke konsumen berdasarkan wilayah, gender, dan sebagainya.
Demografis target iklan akan mengelompokkan konsumen berdasarkan beberapa hal, yakni sebagai berikut.
- Usia
- Jenis kelamin
- Lokasi
- Pendapatan tahunan
- Pekerjaan
- Agama
- Kewarganegaraan
- Dsb
Pada dasarnya, penargetan demografis bermanfaat untuk menghemat biaya iklan serta meningkatkan efektivitas biaya yang dileluarkan untuk beriklan. Artinya, iklan akan menjangkau konsumen setepat mungkin.
Sebagai contoh, perusahaan alat bayi akan mengiklankan produk mereka berupa kereta bayi atau stroller di Instagram. Tentu mereka tidak ingin buang uang untuk menampilkan iklan mereka di Instagram kepada pengguna Instagram berjenis kelamin perempuan secara sembarangan. Karena tidak semua pengguna Instagram perempuan membutuhkan stroller.
Agar lebih efektif, perusahaan alat bayi akan memasang iklan dengan menyesuaikan demografi dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti jenis kelamin perempuan, usia 30 tahun atau usia ibu baru, dengan pendapatan Rp10 juta per bulan. Dengan melibatkan demografi tersebut, peluang iklan dilihat oleh konsumen yang membutuhkan stroller lebih besar.
Harus diketahui bahwa target demografi dan target pasar berbeda, namun keduanya saling berkaitan. Target pasar mewakili kelompok pelanggan yang lebih luas, sedangkan target demografi mewakili karakteristik khusus.
Sebagai contoh, target pasar Anda adalah produk kecantikan wanita, sedangkan target demografi berupa karakteristik khusus seperti usia 25 tahun, penghasilan Rp19 juta, dan sebagainya.
Baca juga:
- Beda Mikrotrans dan JakLingko Beserta Cara Aksesnya di Aplikasi JAKI
- Banyak Warganet Salah Kaprah, Pemprov DKI Jelaskan Perbedaan JakLingko dengan Mikrotrans
- 2 Sopir Angkot di Bandar Lampung yang Kebut-kebutan Berujung Kecelakaan Ditahan
- Ridwan Kamil: Biskita Trans Pakuan Jadi Angkutan Pengumpan LRT Jabodebek
Cara Mendapatkan Penargetan Demografis
Untuk menentukan penargetan demografis, ada beberapa hal yang perlu dilakukan yakni sebagai berikut.
- Definisikan Bisnis Anda
Hal penting yang harus dilakukan di tahap awal adalah pebisnis harus tahu apa yang dijual. Proses identifikasi bisnis harus dilakukan secara detil untuk mengetahui jenis pelanggan seperti apa yang ingin dijangkau.
- Analisis Pelanggan
Apakah Anda sudah memiliki pelanggan yang riwayat pemesanannya tercatat di platform digital? Jika ya, Anda bisa melihat demografi pelanggan lewat tools yang tersedia. Biasanyaa platform akan menyediakan informasi demografi pelanggan mulai dari usia, lokasi, dan jenis kelamin. Setelah itu lakukan analisis.
- Lakukan Riset Lapangan
Harus dipahami bahwa target demografi tidak hanya digunakan pada iklan online, namun online. Oleh karena itu pebisnis terkadang harus melakukan riset lapangan. Riset meliputi survei pelanggan, wawancara, dan pengelompokkan pasar secara fokus. Ajukan pertanyaan spesifik seperti tanggapan mereka atas produk Anda, dan sebagainya.
Itulah informasi tentang apa itu demographic targeting. Kunjungi VOI.ID untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.