Wapres Minta WNI di Mesir Terlibat Perluas Distribusi Rempah Indonesia
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta para diaspora Indonesia di Mesir termasuk mahasiswa berstatus WNI menjadi hamzah washal atau penghubung bagi jalur rempah Indonesia.
Wapres mengatakan para diaspora dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mesir menjadi penghubung penjualan produk-produk olahan hasil rempah-rempah Indonesia.
"Saya minta diaspora, termasuk pak dubes, supaya menjadi hamzah washal yang menghubungkan semua produk kita di Indonesia untuk dipasarkan secara global," ujar Wapres saat berdialog dengan diaspora Indonesia di Wisma Duta KBRI Kairo, Mesir, Sabtu 5 November.
Baca juga:
- Sebut Laporan Keuangan Formula E Diaudit Kantor Akuntan Publik Bukan BPK, Japro: Selesai Akhir 2022
- Komisi I DPR Sesalkan Ada TV Swasta 'Bandel' Tak Taat Migrasi Analog ke Digital
- Di Depan Wapres, Mahasiswa Indonesia di Mesir: Jumlah Pelajar 12.000, Kapasitas Asrama 1.200
- Si Jago Merah Mengamuk di Padang Pariaman, Perkantoran dan Ruang Sekolah Hangus Terbakar
Dia menyampaikan, Indonesia perlu membangun kembali jalur rempah, di mana di masa lampau banyak orang Eropa yang datang ke Indonesia mencari rempah-rempah.
Saat ini, kata Wapres, rempah-rempah Indonesia harus dibuka kembali jalur ekspornya namun dalam bentuk olahan atau sudah dihilirisasi.
"Pak dubes bilang Mesir adalah eksportir kopi terbesar, tapi kopinya punya kita dari Indonesia. Jadi bagaimana kita mengolah itu. Jalur rempah itu hanya istilah saja, seperti China membangun jalur sutera. Kita membangun jalur rempah komoditi semua yang kita miliki, insya Allah para diaspora menjadi hamzah washalnya," tandasnya.