4 Jenazah Korban Pembantaian Sadis KKB di Jalan Trans Papua Barat Dievakuasi Petugas Menuju Teluk Bintuni
PAPUA - Gabungan aparat berhasil mengevakuasi empat jasad korban pembantaian kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam peristiwa penyerangan terhadap 14 pekerja jalan trans Papua Barat rute Bintuni-Maybrat, Kamis petang kemarin.
"Tim gabungan TNI-Polri sudah mengevakuasi empat jenazah korban pembantaian KKB dari lokasi kejadian, dan saat ini dalam perjalanan menuju kabupaten Teluk Bintuni," ujar Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi di Manokwari, Antara, Jumat, 30 September malam.
Berdasarkan laporan tim gabungan bahwa total pekerja jalan trans Papua Barat korban penyerangan sebanyak 14 orang, bukan 12 sebagaimana laporan awal kejadian.
Baca juga:
- Pakai Baju Tahanan, Putri Candrawathi: Saya Ikhlas Diperlakukan Seperti ini
- Penampakan Putri Chandrawathi Pakai Baju Orange 077 dengan Masker Putih Saat Ditahan Polri
- Putri Candrawathi Ditahan, Komisi III: Semua Pihak Dukung Langkah Kapolri
- Gandeng PPATK Usut Konsorsium Judi Online 303, Polri Petakan 10 Bandar Kelas Kakap
"Dari 14 orang pekerja, 9 orang selamat, 4 orang meninggal dunia dibantai secara sadis, dan 1 orang perempuan usia 28 tahun belum diketahui keberadaan-nya," ujarnya.
Adapun identitas 14 korban serangan KKB yakni:
-satu korban perempuan belum ditemukan atas nama Reva (28 tahun)
-Korban selamat 9 orang:
1. Kusnadi (30 tahun)
2. Remon Ulimpa (26 tahun)
3. Irson (42 tahun)
4. Agung (18 tahun)
5. Muksin Rambe (49 tahun)
6. Ruslan alias Culang (33 tahun) terkena tembakan dil engan atas sebelah kanan.
7. Sitinjak (25 tahun)
8. Om Kumis (55 tahun)
9. Halim (20 tahun)
-Korban meninggal dunia 4 orang:
1. Abas (52 tahun) bos
2. Yafet (50 tahun) operator ekskavator
3. Darmin (46 tahun) sopir truk
4. Armin (43 tahun) sopir truk.