Jokowi: Mari Bersatu Dukung Agenda Besar, Dirgahayu Republik Indonesia!

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak bersatu mendukung agenda besar negara. Ajakan ini dilakukan untuk mencapai Indonesia maju.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi melalui akun Instagramnya, @jokowi pada hari ini, Rabu, 17 Agustus. Lewat unggahan ini, eks Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan ucapan Hari Kemerdekaan ke-77 RI.

"Mari bersatu padu mendukung agenda besar pencapaian Indonesia Maju dengan komitmen dan kerja keras, dengan inovasi dan kreativitas," demikian kata Jokowi dalam unggahannya.

"Indonesia pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat. Dirgahayu Republik Indonesia!" sambungnya.

Sebelumnya, Jokowi telah memamerkan sejumlah capaian pemerintah saat menyampaikan pidato kenegaraan pada Selasa, 16 Agustus kemarin di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Salah satunya adalah makin meningkatnya tingkat kepercayaan dunia internasional pada Indonesia.

"Kekuatan keempat adalah kepercayaan internasional yang meningkat tajam," kata Jokowi, Selasa, 16 Agustus.

Jokowi mencontohkan bentuk kepercayaan yang ia maksud. Misalnya, Indonesia diterima oleh Rusia dan Ukraina sebagai jembatan perdamaian. Meskipun, saat itu geopolitik di kedua negara tersebut sedang panas.

Kemudian, Indonesia juga dipercaya PBB sebagai Champions dari Global Crisis Response Group untuk penanganan krisis global. Pada tahun 2022 Indonesia menjadi Presiden G20, organisasi 20 negara ekonomi terbesar di dunia. Tahun depan, menjadi Ketua ASEAN.

"Artinya, kita berada di puncak kepemimpinan global dan memperoleh kesempatan besar untuk membangun kerja sama internasional," ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi menuturkan kepercayaan besar dari masyarakat internasional juga bisa dirasakan di dalam negeri. Saat ini, Jokowi menyatakan pemerintah terus melakukan reformasi struktural untuk daya saing dan iklim berusaha.

Kemudian, pemerintah juga memperbaiki ekosistem investasi dan pertumbuhan UMKM. Hasilnya, Hilirisasi dan manufaktur di dalam negeri terus tumbuh pesat. Pertumbuhan investasi juga meningkat tajam, di mana 52 persen di antaranya, berada di Luar Jawa.

"Artinya, ekonomi kita bukan hanya tumbuh pesat, tetapi juga tumbuh merata, menuju pembangunan yang Indonesia Sentris," tutur Jokowi.