Bentrokan Kembali Terjadi di Tepi Barat, Satu Warga Palestina Meninggal Dunia

JAKARTA - Bentrokan antara warga Palestina dengan tentara Israel terjadi di dekat Kota Qalqilya, Tepi Barat, Jumat, 29 April malam waktu setempat. Satu warga Palestina dilaporkan meninggal dunia.

Korban merupakan pemuda berusia 27 tahun bernama Yahia Odwan. Dia merenggang nyawa saat terlibat bentrokan di Desa Azoon.

Selain Odwan, tiga orang lainnya mengalami luka-luka, demikian yang disampaikan Kementerian Kesehatan Palestina. Sementara otoritas Israel tak langsung mengomentari insiden tersebut.

Namun media Israel memberitakan bahwa Odwan adalah mantan narapidana yang baru saja bebas dari penjara Israel. Dia diklaim mencoba menyerang tentara Israel, yang kemudian mengejar dan menembaki mobilnya, demikian yang dikutip Antara dari Xinhua.

Kematian Odwan bertepatan dengan serangan penembakan yang dilakukan kelompok bersenjata Palestina di dekat permukiman Israel Ariel di Tepi Barat, tulis media Israel.

Seorang penjaga keamanan Israel tewas dan tentara Israel bersama dinas keamanan melakukan pencarian tersangka secara masif.

Pada 26 April lalu, warga Palestina dan tiga lainnya luka-luka dalam serangan penangkapan di Tepi Barat yang dilakukan oleh pasukan Israel.

Israel diketahui telah meningkatkan operasi militer di Tepi Barat, di mana orang-orang Palestina mencari negara merdeka, setelah serentetan serangan jalanan yang mematikan di kota-kota Israel bulan lalu.