Sevilla Raja Liga Europa

JAKARTA - Sevilla menajamkan rekornya di Liga Europa setelah menaklukkan Inter Milan 3-2 di laga puncak, Jumat, 22 Agustus waktu setempat. Los Nervionenses berhasil memenangi gelar keenamnya.

Kemenangan Sevilla ditentukan oleh Diego Carlos, yang mana tembakannya berbelok usai mengenai kaki Romelu Lukaku, pada menit ke-74. Sebelumnya Luuk de Jong menyumbangkan dua gol buat tim Andalusia.

Kesuksesan ini juga merupakan keberhasilan pertama bagi pelatih Julen Lopetegui untuk memenangi trofi bagi klub yang diasuhnya. Ia menyusul dua pendahulunya, Juande Ramos (2006, 2007) dan Unai Emery (2014, 2015, 2016) sebagai pelatih Sevilla yang sukses menjuarai Liga Europa.

Lopetegui juga menyusul Rafael Benitez (2004, 2013), Luis Molowny (1985, 1986), dan Quique Sanchez Flores (2010) sebagai pelatih-pelatih Spanyol yang berjaya di ajang ini.

Bagi Ever Banega yang pada musim depan akan memperkuat klub Arab Saudi Al Shahab, trofi Liga Europa menjadi hadiah perpisahan yang tepat. Total Banega telah tiga kali menjuarai Liga Europa dalam balutan seragam Sevilla.

Klub yang berdiri pada 25 Januari 1890 itu tak pernah gagal dalam enam kesempatannya di final kompetisi ini. Tak salah jika mereka menegaskan diri sebagai raja Liga Europa karena catatan 100 persen di parta puncak. 

Berikut daftar juara Liga Europa dalam satu dekade terakhir:

2019/20 Sevilla

2018/19 Chelsea

2017/18 Atletico Madrid

2016/17 Manchester United

2015/16 Sevilla

2014/15 Sevilla

2013/14 Sevilla

2012/13 Chelsea

2011/12 Atletico Madrid

2010/11 Porto

Berikut daftar juara terbanyak Liga Europa dan Piala UEFA sepanjang masa:

6 - Sevilla

3 - Juventus, Inter Milan, Liverpool, Atletico Madrid

2 - Borussia Moenchengladbach, Tottenham Hotspur, Real Madrid, IFK Goeteborg, Parma, Feyenoord, Porto, Chelsea

1 - PSV Eindhoven, Eintracht Frankfurt, Ipswich, RSC Anderlecht, Bayer Leverkusen, Napoli, Ajax, Bayern Muenchen, Schalke 04, Galatasaray, Valencia, CSKA Moskow, Zenit St. Petersburg, Shakhtar Donetsk, Manchester United

>