TNI dan Polri Terjunkan Ribuan Personelnya Jaga Muktamar Ke-34 NU di Lampung, Apalagi Ada VVIP

LAMPUNG - Sebuah hajatan besar di gelar di Lampung. Nahdlatul Ulama (NU) akan menggelar Muktamarnya yang ke-34 di daerah ini. Ribuan prajurit TNI Polri turun untuk bisa mengamankan kelancaran acara.

Polda Lampung menurunkan 3.288 personel mereka untuk pengamanan Muktamar Ke-34. Ribuan personel ini akan disebar ke berbagai titik.

"Dalam pengamanan ini, kami menerjunkan sebanyak 3.288 personel dan akan disebar ke beberapa titik kegiatan," kata Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono di Bandarlampung, Selasa 21 Desember dilansir dari Antara.

Ia menyebutkan kegiatan muktamar berlangsung di beberapa tempat seperti di Kabupaten Lampung Tengah dan Kota Bandarlampung. Polda Lampung, lanjutnya, akan menempatkan personel di beberapa titik yang menjadi tempat berlangsungnya muktamar.

"Kami akan melakukan pengamanan di Gunung Sugih Lampung Tengah, Universitas Malahayati, UIN Raden Intan, dan Universitas Lampung serta titik-titik lain yang akan dilalui karena nanti pembukaannya akan dihadiri Presiden dan Wakil Presiden," tambahnya.

Sebelumnya, Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Inf Faisol Izuddin Karimi melakukan peninjauan kesiapan pengamatan pelaksanaan Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) sejumlah tempat, salah satunya Universitas Lampung.

"Kegiatan Muktamar Ke-34 NU di Lampung digelar tanggal 22-23 Desember 2021, akan dihadiri oleh perwakilan dari seluruh Indonesia, termasuk dari luar negeri," kata dia.

Ia melihat situasi lingkungan Unila yang akan dijadikan tempat penyelenggaraan muktamar tersebut seperti di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila) hingga gedung perpustakaan.

"Hari ini sengaja memantau situasi di lingkungan Unila, jadi yang jelas kita dari TNI akan semaksimal mungkin mengerahkan kekuatan untuk pengamanan Muktamar NU di Lampung," kata Faisol.

Terkait kekuatan yang akan dikerahkan Kodim 0410, Faisol menegaskan TNI akan semaksimal mungkin dalam menyukseskan Muktamar NU.

"Kalau ditanya personel yang dikerahkan itu terlalu teknis silakan tanyakan ke pasi intel," kata Faisol yang pernah menjabat sebagai Wakil Asisten Operasi Pasukan Pengamanan Presiden (Waasops Paspampres).

Apalagi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dipastikan hadir pada pembukaan Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Darussa'adah, Gunung Sugih, Lampung Tengah. Ketua Panitia Pelaksana Muktamar Ke-34 NU KH M Imam Aziz bilang akan diterapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan jumlah peserta yang terbatas, maksimal 500 orang.

Selain itu, semua peserta yang hadir pada pembukaan dites usap PCR. Jarak tempat duduk peserta juga sudah diatur sesuai prokes. Ada juga duta-duta prokes dari mahasiswa kedokteran yang tergabung dalam Nahdlatul Ulama Medical Student Association (Numsa) untuk mengingatkan penerapan prokes kepada peserta.