Jakarta — Memasuki usia dua tahun, Jakarta Inside atau JakartaInsidecom terus menunjukkan eksistensinya sebagai media digital yang adaptif dan visioner. Didirikan oleh jurnalis yang juga aktif di media sosial, Rahman Sugidiyanto, JakartaInsidecom hadir bukan hanya sebagai portal berita, tetapi sebagai platform informasi yang mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.
Dengan pengalaman lebih dari tujuh tahun di dunia jurnalistik dan telah mengantongi sertifikasi dari Dewan Pers, Rahman membangun JakartaInsidecom atas dasar kebutuhan akan media yang berpihak pada publik, profesional, serta responsif terhadap perkembangan zaman.
“Jakarta Inside Dotcom lahir dari keprihatinan terhadap minimnya media yang mengangkat Jakarta sebagai pusat dinamika global. Kami ingin menjadi rujukan, tidak hanya di level nasional, tapi juga internasional,” ujar Rahman saat peringatan dua tahun berdirinya JakartaInsidecom, Rabu (24/4).
Mengusung semangat jurnalisme berkualitas dan akuntabel, JakartaInsidecom kini tidak hanya hadir dalam bentuk website berita. Media ini telah beradaptasi dengan era konvergensi digital, aktif menjangkau audiens luas melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, X (Twitter), TikTok, Facebook, dan YouTube.
“Kami tidak sekadar menulis berita, tapi juga menyampaikan cerita kota melalui berbagai bentuk konten digital. Dari reportase mendalam, video dokumenter, hingga konten visual yang menarik generasi muda,” tambahnya.
Dengan jangkauan multi-platform ini, JakartaInsidecom mampu menjangkau lintas demografi dan menjawab kebutuhan informasi masyarakat modern yang dinamis. Konten disajikan dengan pendekatan yang informatif, faktual, dan tetap kritis—menggabungkan kekuatan jurnalisme klasik dengan strategi distribusi digital masa kini.
JakartaInsidecom dibawah bendera PT Jakarta Inside Dotcom membawa harapan besar untuk menjadi media global sekelas The New York Times dan The Washington Post, baik dalam standar pemberitaan, pengaruh, maupun kredibilitas. Kehadirannya selama dua tahun ini telah menjadi bukti bahwa media lokal Jakarta pun dapat menampilkan kerja jurnalistik yang berkualitas dan berdampak.