JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, komitmen pemerintahannya untuk menjalankan sistem perekonomian nasional berdasarkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 secara murni dan konsekuen.
Menurut Kepala Negara, pemenuhan hak-hak dasar dan kesejahteraan hidup layak bagi seluruh rakyat Indonesia jauh lebih mendesak ketimbang sekadar mengejar status negara kaya.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato perdananya pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu 20 Mei.
"Rakyat kita tidak bermimpi untuk mengalami kehidupan yang kaya raya, tapi mereka bermimpi untuk bisa hidup dengan layak, dengan baik," ujar Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo menjabarkan secara terperinci rinci bentuk kehidupan layak yang menjadi pemenuhan mimpi mendasar masyarakat sehari-hari. Mulai dari kecukupan pangan, akses kesehatan hingga kepastian lapangan kerja.
"Mereka bermimpi bisa makan dengan baik setiap hari, bisa memberi susu untuk anak-anaknya, bisa mencari obat bilamana anak mereka sakit atau bapak mereka sakit. Mereka bermimpi bisa punya rumah layak, mereka bermimpi bisa melihat anaknya berangkat sekolah dengan sehat. Mereka bermimpi orangtuanya bisa dapat pekerjaan yang baik dengan pendapatan cukup," ucap dia.
Kepala Negara menegaskan, impian-impian sederhana tersebut merupakan tanggung jawab konstitusional yang harus diwujudkan oleh negara.
另请阅读:
Berdasarkan hasil evaluasi dan kalkulasi data terkini mengenai potensi nasional, Presiden Prabowo mengaku optimistis. Dia meyakini, Indonesia memiliki kapasitas finansial dan sumber daya lebih dari cukup untuk menyejahterakan rakyat, asalkan amanat konstitusi dijalankan tanpa penyelewengan.
"Setelah saya evaluasi, setelah saya melihat angka-angka, setelah saya melihat sungguh betapa besarnya kekayaan kita, saya semakin yakin bahwa menjalankan Undang-Undang Dasar 1945 ini haruslah menjadi tanggung jawab kita semua. Kita tentu ingin masa depan lebih baik untuk rakyat kita," tegas dia.
Lebih lanjut, Prabowo turut mengingatkan esensi dari cita-cita luhur para pendiri bangsa yang termaktub dalam konstitusi sebagai fondasi utama Indonesia untuk maju.
"Bumi, air dan semua kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Itu adalah cita-cita pendiri bangsa kita dan hanya itu yang bisa membuat kita tinggal landas mencapai cita-cita kita semua," tuturnya.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)