KUNINGAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, membenarkan adanya temuan jasad laki-laki tanpa identitas di kawasan puncak Gunung Ciremai, Rabu kemarin.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu mengatakan, laporan penemuan itu diterima sekitar pukul 16.30 WIB dari tim Smart Patrol yang tengah berpatroli di jalur pendakian Linggajati, kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
“Benar, telah ditemukan jasad laki-laki tanpa identitas di jalur pendakian Linggajati. Informasi awal kami terima sekitar pukul 16.30 WIB,” kata Indra di Kuningan, Antara, Kamis, 30 Oktober.
Menurutnya, jasad tersebut ditemukan sekitar 200 meter ke arah utara dari Puncak Linggajati, dengan koordinat UTM 213937-9237251, dan diperkirakan sudah meninggal lebih dari satu minggu.
“Korban diperkirakan berusia antara 30 hingga 40 tahun dan sudah dalam kondisi meninggal sekitar satu minggu,” ujarnya.
Petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi, seperti terminal kabel, pakaian menyerupai jas berwarna biru, dan sehelai sarung. Namun, tidak ditemukan identitas diri korban.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari BPBD, Balai TNGC, Polri, TNI, serta relawan pendaki segera melakukan koordinasi untuk menyiapkan proses evakuasi melalui jalur Linggajati.
“Sekarang sedang dibahas teknis evakuasi, mulai dari jalur naik dan turun, peralatan yang dibutuhkan, hingga waktu pelaksanaan,” kata Indra.
Ia menjelaskan medan menuju lokasi cukup berat karena berada di kawasan pegunungan dengan kontur curam dan vegetasi rapat, sehingga diperlukan perencanaan matang sebelum proses evakuasi dilakukan.
另请阅读:
BPBD Kuningan bersama tim gabungan akan berupaya mengidentifikasi korban setelah evakuasi selesai.
“Kami berharap identitas korban bisa segera diketahui,” ucap Indra.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)