JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah tegas menyatakan hoaks terkait perkataan miliarder filantropis Bill Gates mengatakan global warming atau pemanasan global tidak akan mengakhiri peradaban.
Menurut Trump, Gates kini telah mengakui perkataannya salah. Trump pun mengumumkan kemenangan atas apa yang dianggapnya "hoaks perubahan iklim Bill Gates".
"Saya (KITA!) baru saja memenangkan Perang Melawan Hoax Perubahan Iklim. Bill Gates akhirnya mengakui bahwa dia sepenuhnya SALAH dalam masalah ini," kata Trump di platform Truth Social miliknya, Rabu waktu setempat, dikutip dari AFP.
"Dibutuhkan keberanian untuk melakukannya, dan untuk itu kami semua bersyukur," sambungnya.
Bill Gates, yang juga salah satu pendiri Microsoft, mengatakan dalam sebuah memo panjang pada pekan ini bahwa perubahan iklim "tidak akan menyebabkan kehancuran umat manusia." Gates hanya menganggap hal itu sebagai perubahan besar.
Pria berusia 70 tahun itu menambahkan, meskipun perubahan iklim akan memiliki konsekuensi yang "serius", "manusia bisa beradaptasi dan hidup di sebagian besar wilayah di bumi untuk masa mendatang, dan hal itu dapat diperkirakan."
Gates kemudian menyoroti cara mengatasi penyakit dan kemiskinan di dunia yang dinilainya akan membantu mempersiapkan masyarakat termiskin di bumi untuk menghadapi pemanasan global.
Meski demikian, Gates mengakui perkataannya ini akan menimbulkan banyak kritik dan dianggap munafik mengingat jejak karbonnya yang signifikan. Dalam memo itu, Gates menyimpulkannya hal ini adalah "cara licik untuk berargumen bahwa kita seharusnya tidak menganggap serius perubahan iklim."
Adapun Trump sering kali bersikap skeptis terhadap isu-isu lingkungan dan mengecam perubahan iklim sebagai "penipuan terbesar yang pernah ada", termasuk dalam pidatonya di Majelis Umum PBB pada September 2025.
Tokoh Republikan tersebut juga telah mencabut kebijakan-kebijakan ramah lingkungan sejak kembali berkuasa memimpin AS pada Januari 2025.
Di satu sisi, saat kampanye Pilpres AS 2024, Trump telah sukses dan menerima ratusan juta dolar dari sumbangan perusahaan-perusahaan minyak besar.
另请阅读:
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)