Paus Leo XIV Sambut Baik Gencatan Senjata di Timur Tengah
JAKARTA - Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia Paus Leo XIV pada Hari Rabu menyambut baik gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dengan Iran, mendesak semua pihak untuk terlibat dalam dialog guna mengakhiri konflik.
Paus Leo XOV mengatakan Ia menerima berita tersebut "dengan puas dan sebagai tanda harapan yang mendalam."
"Hanya melalui kembalinya ke meja perundingan kita dapat mengakhiri perang," jelas Paus Leo XIV, melansir Anadolu (8/4).
Lebih lanjut Paus Leo XIV meminta umat beriman untuk menyertai masa diplomatik yang rumit ini dengan doa "dengan harapan bahwa kesediaan untuk terlibat dalam dialog dapat menjadi sarana untuk menyelesaikan situasi konflik lainnya di seluruh dunia."
Pada Hari Selasa, Paus Leo XIV mengecam ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap Iran, menyebutnya "benar-benar tidak dapat diterima."
Sebelum pengumuman gencatan senjata, Presiden Trump menulis "seluruh peradaban akan mati malam ini" di platform Truth Social miliknya.
另请阅读:
“Tentu ada masalah hukum internasional di sini, tetapi lebih dari itu, ini adalah pertanyaan moral mengenai kebaikan seluruh rakyat, secara keseluruhan," kata Paus Leo XOV kepada wartawan Selasa malam.
Presiden Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran beberapa jam kemudian, mengatakan Tehran mengajukan proposal 10 poin yang "dapat diterapkan" untuk negosiasi.
Pengumuman itu datang kurang dari dua jam sebelum berakhirnya tenggat waktu yang telah berulang kali diperpanjang Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan menerima kesepakatan atau menghadapi kehancuran yang meluas.