5 Manfaat Kemenyan untuk Kesehatan: Efektif Redakan Radang Sendi hingga Agen Antikanker
YOGYAKARTA – Kemenyan, getah pohon beraroma harum yang sering digunakan sebagai dupa dan campuran rokok, ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Menurut penelitian yang dilakukan para ahli, manfaat kemenyan untuk kesehatan sangat luas, seperti meredakan nyeri, mengatasi peradangan, hingga memiliki sifat sebagai antikanker.
Untuk lebih jelasnya, simak manfaat kemenyan untuk kesehatan dalam ulasan di bawah ini.
Sederet Manfaat Kemenyan untuk Kesehatan
Dikutip dari Healthline, kemenyan merupakan resin aromatik dari pohon Boswellia. Selain digunakan sebagai bahan aromaterapi, berbagai penelitian modern mulai mengungkap potensi kemenyan dalam mendukung kesehatan tubuh. Berikut beberapa manfaat kemenyan yang menarik untuk diketahui.
- Mengatasi Radang Sendi
Dalam sebuah studi tahun 2014, pemberian asam boswelat secara oral dan topikal berhasil mengurangi kehilangan tulang rawan dan peradangan pada lapisan sendi akibat osteoartritis pada tikus. Pada manusia, ekstrak kemenyan mungkin dapat membantu mengurangi gejala osteoartritis dan artritis reumatoid.
Dalam sebuah tinjauan pada tahun 2018, kemenyan terbukti secara konsisten lebih efektif dibandingkan plasebo dalam mengurangi nyeri osteoartritis dan meningkatkan mobilitas. Namun, tinjauan tersebut juga mencatat bahwa kualitas sebagian besar penelitian masih rendah, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.
- Meningkatkan Fungsi Saluran Pencernaan
Penelitian menunjukkan bahwa kemenyan berpotensi membantu memperbaiki gangguan pencernaan, terutama pada penderita sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome/IBS).
Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa kombinasi kemenyan dengan ramuan herbal lain mampu mengurangi nyeri perut, kembung, serta gejala psikologis seperti kecemasan dan depresi yang sering menyertai IBS.
Studi lain menunjukkan bahwa konsumsi tablet Boswellia 250 mg setiap hari selama 6 bulan memberikan perbaikan pada gejala IBS.
Selain itu, kemenyan juga tampaknya efektif dalam mengatasi kolitis ulseratif — salah satu penyakit radang usus.
Dalam sebuah studi, konsumsi ekstrak Boswellia setiap hari selama 4 minggu mampu meredakan gejala pada pasien kolitis ulseratif ringan yang sedang dalam masa remisi. Hasil serupa juga ditemukan dalam penelitian pada tikus, di mana kemenyan menunjukkan efek antiinflamasi dan antioksidan.
Meski hasil awal menjanjikan, sebagian besar studi masih berskala kecil atau belum melibatkan manusia. Karena itu, penelitian lanjutan masih diperlukan.
- Mengurangi Gejala Asma
Kemenyan juga memiliki sejarah panjang dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi gejala asma dan bronkitis.
Senyawa dalam kemenyan diyakini dapat menghambat produksi leukotrien — zat yang menyebabkan penyempitan otot bronkial pada penderita asma. Selain itu, kemenyan juga dapat mengatur sitokin Th2, yang sering menyebabkan peradangan dan produksi lendir berlebih.
Dalam sebuah studi kecil, peserta yang mengonsumsi ekstrak Boswellia 500 mg per hari bersama dengan pengobatan asma standar mengalami penurunan frekuensi penggunaan inhaler selama 4 minggu.
另请阅读:
Studi lain yang menggunakan kombinasi kemenyan dan buah bael (Aegle marmelos) juga menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan plasebo dalam mengurangi gejala asma. Penelitian pada hewan bahkan menunjukkan bahwa asam boswelat dalam kemenyan dapat meredakan gejala asma secara signifikan.
- Menjaga Kesehatan Mulut
Manfaat kemenyan untuk kesehatan tidak hanya berhenti pada organ dalam, tetapi juga mencakup kesehatan mulut. Asam boswelat dalam kemenyan memiliki sifat antibakteri yang kuat, yang dapat membantu mencegah infeksi dan penyakit gusi.
Dalam uji laboratorium, ekstrak kemenyan terbukti efektif melawan bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans, penyebab utama penyakit gusi parah.
Sebuah studi kecil lain menunjukkan bahwa mengunyah permen karet yang mengandung kemenyan selama lima jam dapat menurunkan jumlah mikroba dalam mulut. Meski menjanjikan, riset lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan efektivitasnya.
- Berpotensi Sebagai Agen Antikanker
Penelitian laboratorium menemukan bahwa asam boswelat dalam kemenyan dapat menghambat penyebaran sel kanker. Selain itu, senyawa ini juga mampu mencegah pembentukan DNA pada sel kanker, yang dapat membantu memperlambat pertumbuhan tumor.
Kemenyan menunjukkan potensi melawan beberapa jenis kanker, termasuk kanker payudara, prostat, pankreas, kulit, dan usus besar. Bahkan, dalam satu studi terhadap pasien tumor otak, konsumsi ekstrak asam boswelat sebanyak 4.500 mg per hari membantu mengurangi edema otak (penumpukan cairan), sekaligus memungkinkan pengurangan dosis obat konvensional.
Namun, hingga saat ini, sebagian besar penelitian masih dilakukan di laboratorium atau pada hewan. Bukti klinis pada manusia masih terbatas dan memerlukan pengujian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas dan keamanannya.
Demikian informasi tentang manfaat kemenyan untuk kesehatan. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.