JAKARTA - Persaingan cip kecerdasan buatan makin ketat. Bos Nvidia Jensen Huang bertemu Chairman SK Group Chey Tae-won di Taipei untuk membahas kerja sama memori AI, salah satu komponen penting dalam ledakan teknologi kecerdasan buatan.
Melansir laporan Yonhap, Selasa, 2 Juni, pertemuan itu berlangsung pada Senin di sela Computex, salah satu pameran teknologi terbesar di Asia. SK Group menyebut kedua eksekutif bertemu setelah SK hynix mencapai kapitalisasi pasar 1 triliun dolar AS. Kapitalisasi pasar adalah nilai perusahaan di bursa berdasarkan harga sahamnya.
SK hynix adalah anak usaha SK Group dan salah satu pemain penting cip memori untuk AI. Cip memori membantu pusat data dan komputer berperforma tinggi mengolah data dalam jumlah sangat besar.
Pertemuan Huang dan Chey juga dipakai untuk meninjau capaian kerja sama kedua perusahaan di bidang memori AI. Keduanya menegaskan komitmen memperkuat infrastruktur AI, yakni pusat data, cip, jaringan, dan perangkat lunak yang menopang layanan kecerdasan buatan.
Huang sebelumnya menyebut robotika sebagai salah satu bidang potensial untuk investasi Nvidia di Korea Selatan. Menurut sumber industri yang dikutip Yonhap, ia dijadwalkan berkunjung ke Seoul mulai Kamis malam.
Pada Jumat, Huang diperkirakan bertemu sejumlah pemimpin konglomerasi besar Korea Selatan. Di antaranya Chey, Chairman LG Group Koo Kwang-mo, serta Lee Hae-jin, pendiri sekaligus Chairman dewan direksi Naver.
BACA JUGA:
Executive Chair Hyundai Motor Group Euisun Chung juga disebut sedang mempertimbangkan untuk ikut dalam pertemuan tersebut. Kim Taek-jin, CEO perusahaan gim NC Corp., diperkirakan bertemu Huang pada Minggu.
Agenda Huang di Seoul diperkirakan tidak berhenti pada cip AI. Pengamat bisnis menilai pembicaraan bisa melebar ke robotika dan AI fisik, yaitu pemanfaatan AI pada mesin, robot, kendaraan, dan sistem yang bekerja langsung di dunia nyata.
Korea Selatan punya alasan kuat menyambut Huang. Negara itu memiliki raksasa cip, otomotif, gim, internet, dan elektronik. Semua sektor itu kini mencari posisi dalam gelombang AI.
Nama Huang sendiri sudah populer di Korea Selatan. Dalam kunjungan sebelumnya pada Oktober, saat menghadiri KTT CEO APEC di Gyeongju, ia menarik perhatian setelah makan ayam goreng Korea dan bir atau chimaek bersama Chairman Samsung Electronics Lee Jae-yong dan Euisun Chung.
Antusiasme publik bahkan muncul sebelum Huang tiba. Menurut pengamat industri, seseorang bernama “Jun” membuat peta daring yang melacak kemungkinan agenda dan pergerakan Huang selama kunjungannya ke Korea Selatan.
Kunjungan Huang membuat perhatian pelaku bisnis Korea Selatan tertuju pada peluang kerja sama baru dengan Nvidia, terutama di bidang cip AI, robotika, dan teknologi AI yang terhubung langsung dengan mesin di dunia nyata.