JAKARTA — Apple dilaporkan tengah menyiapkan lini laptop premium baru yang berpotensi mengubah peta produk Mac secara signifikan. Perangkat tersebut disebut-sebut akan hadir dengan nama “MacBook Ultra” dan diposisikan di atas lini MacBook Pro sebagai model paling premium dalam keluarga laptop Apple.
Jika rumor ini benar, maka Apple akan memperkenalkan kategori baru yang membawa serangkaian pembaruan besar untuk pertama kalinya dalam lebih dari lima tahun.
BACA JUGA:
Menurut laporan analis industri, perangkat ini diperkirakan meluncur pada awal 2027, lebih lambat dari perkiraan semula akibat kelangkaan chip memori global yang memengaruhi pasokan RAM Apple.Meski jadwal masih bisa berubah, satu hal yang jelas: Apple sedang mempersiapkan lompatan besar.
MacBook Ultra dikabarkan akan membawa enam fitur utama yang membuatnya berbeda dari generasi MacBook sebelumnya.Perubahan paling mencolok adalah penggunaan layar OLED.
Ini akan menjadi pertama kalinya laptop Apple menggunakan teknologi OLED, menggantikan panel LCD dengan pencahayaan mini-LED yang saat ini dipakai di MacBook Pro.Dengan OLED, pengguna dapat menikmati warna yang lebih kaya, rasio kontras lebih tinggi, dan hitam yang benar-benar pekat.
Apple sendiri sudah menerapkan teknologi ini pada lini iPhone, Apple Watch, dan iPad Pro.Tak hanya itu, layar MacBook Ultra juga disebut akan mendukung sentuhan langsung.Artinya, pengguna bisa berinteraksi dengan jari selain menggunakan keyboard, mouse, atau trackpad.
Ini merupakan langkah besar bagi Apple, mengingat mendiang Steve Jobs dulu pernah menilai layar sentuh pada laptop bisa menyebabkan kelelahan lengan.Namun seperti biasa, teknologi dan strategi Apple kadang berubah seiring waktu.
Fitur baru lain yang cukup mengejutkan adalah hadirnya Dynamic Island di laptop.Konsep yang sebelumnya identik dengan iPhone ini dikabarkan akan muncul di area atas layar, menggantikan notch dengan desain hole-punch camera.
Dynamic Island nantinya bisa menampilkan notifikasi seperti baterai rendah atau koneksi perangkat, sambil tetap menjaga tampilan layar lebih bersih dan bezel lebih tipis.
Di sektor performa, MacBook Ultra diprediksi akan menggunakan chip generasi baru M6 Pro dan M6 Max.Kedua chip ini disebut diproduksi menggunakan proses 2nm milik TSMC.
Teknologi ini diperkirakan membawa peningkatan performa dan efisiensi daya yang lebih besar dibanding lompatan generasi sebelumnya.Sebagai perbandingan, chip M5 Pro dan M5 Max saat ini masih menggunakan proses 3nm generasi ketiga.
Perpindahan ke OLED disebut menjadi salah satu faktor yang memungkinkan bodi laptop dipangkas lebih ramping.Meski demikian, sejauh ini belum ada indikasi bahwa Apple akan kembali menghapus port penting seperti HDMI, MagSafe, atau slot SD card.
Satu fitur terakhir yang bisa menjadi game changer adalah konektivitas seluler bawaan.Jika terealisasi, MacBook Ultra akan mampu terhubung langsung ke jaringan 5G atau LTE tanpa perlu hotspot dari iPhone.
Perangkat ini kemungkinan akan menggunakan modem buatan Apple sendiri, seperti C1X atau generasi lanjutannya.
Jika semua rumor tersebut benar, MacBook Ultra bukan sekadar pembaruan laptop—melainkan redefinisi total terhadap apa itu MacBook.
Apple tampaknya ingin menciptakan perangkat kerja premium yang semakin dekat ke masa depan: tipis, cerdas, selalu terhubung, dan makin serbaguna.