Bagikan:

JAKARTA - Google Indonesia resmi menggelar inaugurasi program Google Student Ambassador 2026, dengan jumlah peserta terpilih mencapai sekitar 2.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Country Marketing Manager Google Indonesia, Muriel M., menyebut program tahun ini menjadi yang paling kompetitif. Hal ini terlihat dari lonjakan jumlah pendaftar yang mencapai 81.800 orang, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan lebih dari 12.000 pendaftar tahun lalu.

Tidak hanya jumlah pendaftar, GSA tahun ini juga mengalami peningkatan jumlah universitas yang berpartisipasi dari sekitar 530 kampus tahun lalu, menjadi hampir 2.000 kampus di 2026.

"Total universitas yang partisipasi di sini, dari 500 universitas, sekarang ada hampir 2.000 universitas. Lalu teman-teman semua yang terpilih. Kalau tahun lalu kita punya 800, tahun ini kita ada 2.000 yang terpilih," kata Mauriel dalam acara Inaugurasi Google Student Ambassador 2026 pada Kamis, 23 April.

Sebagai bagian dari program, para Google Student Ambassador juga akan mendapatkan akses ke berbagai teknologi AI Google untuk mendukung aktivitas akademik dan organisasi di kampus. Mereka diharapkan berperan sebagai penggerak adopsi AI di lingkungan masing-masing.

"Sebagai Google Student Ambassador, jadi sangat penting karena kalian itu adalah pemimpin adopsi AI di kampus masing-masing, yang memastikan teknologi ini bisa membawa manfaat untuk lingkungan sekitar," tegas Mauriel.

Google Student Ambassador Buddy

Selain itu, Google juga turut memperkenalkan pembaruan program pada tahun ini, termasuk skema proyek berbasis kelompok guna mendorong kolaborasi antar peserta yang disebut dengan Google Student Ambassador Buddy.

Program ini diharapkan dapat menghasilkan solusi kreatif, meningkatkan produktivitas akademik, serta membentuk mahasiswa sebagai role model dalam pemanfaatan AI.

"Kita akan ada program baru namanya Google Student Ambassador Buddy, dimana nanti akan ada proyek-proyek yang bisa dikerjakan secara berkelompok. Supaya bisa kolaborasi, bisa share ideas, bisa berkongsi, bisa belajar sama teman, jadi mudah-mudahan bisa membuat proyek dan kolaborasi yang lebih efektif," pungkasnya.