JAKARTA - Vivo bersiap meluncurkan smartphone terbarunya, Vivo Y600 Pro, dalam beberapa hari ke depan di pasar China. Meski belum diumumkan secara resmi, sejumlah bocoran dari database sertifikasi dan benchmark sudah mengungkap hampir seluruh spesifikasinya—dan satu hal langsung mencuri perhatian: baterai super jumbo di atas 10.000 mAh.
Berdasarkan data dari China Telecom dan sertifikasi 3C, Vivo Y600 Pro diperkirakan akan dibekali baterai 10.200 mAh, menjadikannya yang terbesar sepanjang sejarah lini smartphone Vivo. Kapasitas ini dipadukan dengan dukungan fast charging 80W, yang diharapkan mampu memangkas waktu pengisian meski ukuran baterai sangat besar.
BACA JUGA:
Menariknya, perangkat ini tetap hadir dengan dimensi yang relatif ramping di kelasnya, yakni ketebalan sekitar 8,15 mm dan bobot 221 gram—angka yang masih cukup “waras” untuk ponsel dengan baterai sebesar itu.
Di bagian depan, Vivo Y600 Pro akan mengusung layar OLED 6,83 inci dengan resolusi 1.5K (2800 × 1260 piksel). Panel ini ditujukan untuk memberikan pengalaman visual tajam, baik untuk konsumsi konten maupun gaming.
Untuk performa, perangkat ini disebut akan ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7300e—nama komersial dari MT6858T—dengan konfigurasi CPU octa-core dan GPU Mali-G610 MC2. Hasil benchmark Geekbench menunjukkan skor 1.036 untuk single-core dan 3.103 untuk multi-core, dengan dukungan RAM hingga 12GB serta sistem operasi Android 16.
Di sektor kamera, Vivo Y600 Pro membawa konfigurasi yang cukup solid untuk kelas menengah. Kamera depan 32MP siap menunjang kebutuhan selfie dan video call, sementara kamera belakang 50MP ditempatkan dalam modul kamera berbentuk bulat yang menjadi ciri desainnya. Perangkat ini juga dilengkapi sensor sidik jari di dalam layar (in-display fingerprint).
Dari sisi varian, Vivo menawarkan banyak pilihan konfigurasi, mulai dari 8GB/128GB hingga 12GB/512GB. Pilihan warna pun cukup beragam, mencakup Floating Gold, Bright Moon Black, Vast Blue, dan Starry Purple—yang sebelumnya sudah sempat muncul dalam teaser resmi.
Menurut informasi yang beredar, Vivo Y600 Pro dijadwalkan rilis pada 30 April di China. Selain itu, bocoran dari Digital Chat Station juga menyebutkan kemungkinan hadirnya varian lain dengan branding iQOO, meski belum ada kepastian soal peluncuran global.
Dengan kombinasi baterai “monster”, layar tajam, dan performa yang solid, Vivo Y600 Pro tampaknya siap jadi opsi menarik di segmen mid-range—terutama buat pengguna yang satu prinsip: charger itu opsional, baterai tahan lama itu wajib.