Bagikan:

JAKARTA - Perusahaan teknologi Apple bersiap memperluas kemampuan konektivitas satelit di iPhone, menyusul kerja sama strategis dengan Amazon yang akan mengubah fondasi layanan tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

Amazon mengumumkan rencana akuisisi Globalstar—perusahaan yang selama ini menopang fitur satelit Apple. Setelah transaksi rampung pada 2027 (menunggu persetujuan regulator), layanan satelit Apple akan beralih menggunakan jaringan satelit LEO milik Amazon.

Dari Darurat ke Ekosistem Konektivitas

Saat ini, Apple telah menghadirkan sejumlah fitur berbasis satelit di iPhone, termasuk Emergency SOS, Find My, bantuan darurat di jalan, hingga pengiriman pesan tanpa sinyal seluler atau Wi-Fi.

Fitur-fitur ini awalnya difokuskan untuk kondisi darurat. Namun, arah pengembangannya kini mulai bergeser ke penggunaan yang lebih luas—bahkan berpotensi menjadi bagian dari konektivitas sehari-hari.

Deretan Fitur Baru yang Dirumorkan

Seiring dengan pengembangan tersebut, sejumlah fitur baru tengah disiapkan dan berpotensi hadir dalam pembaruan iOS 27.

Salah satu yang paling ambisius adalah dukungan 5G via satelit, yang kemungkinan akan debut di perangkat generasi mendatang seperti iPhone 18 Pro.

Selain itu, Apple juga dikabarkan tengah mengembangkan integrasi Apple Maps berbasis satelit, dukungan pengiriman foto melalui pesan satelit, serta membuka akses bagi aplikasi pihak ketiga untuk memanfaatkan konektivitas ini.

Menariknya, Apple juga disebut tengah menguji teknologi yang memungkinkan iPhone terhubung ke satelit tanpa perlu diarahkan langsung ke langit—menghilangkan salah satu keterbatasan utama sistem saat ini.

Peran Amazon dan Masa Depan Satelit Apple

Masuknya Amazon membuka babak baru dalam strategi Apple. Dengan infrastruktur satelit orbit rendah (LEO) yang lebih luas, potensi peningkatan kecepatan, stabilitas, dan jangkauan layanan menjadi semakin besar.

Amazon sendiri mengisyaratkan bahwa kerja sama ini akan menghadirkan lebih banyak fitur baru di masa depan, meski detailnya belum diungkap.

Menuju Era “Always Connected”

Langkah ini menandai evolusi iPhone dari perangkat yang bergantung pada jaringan seluler menjadi perangkat yang selalu terhubung—bahkan di wilayah tanpa sinyal sekalipun.

Jika visi ini terealisasi, konektivitas satelit bisa menjadi standar baru, bukan lagi fitur darurat.

Dan kalau dulu “no signal” itu alasan klasik buat ghosting, ke depan sepertinya makin susah cari alasan—karena bahkan di tengah hutan pun, iPhone kamu tetap bisa online.

Ikuti Whatsapp Channel VOI