JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga), Google Cloud, dan Artefact mengumumkan peluncuran agen AI yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman perbankan bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Dikembangkan oleh CIMB Niaga AI Center of Excellence (CoE) bersama Artefact, dengan memanfaatkan kapabilitas full-stack AI dari Google Cloud, agen ini membantu karyawan bank memberikan layanan advisory yang lebih relevan, personal, dan proaktif sesuai dengan tujuan keuangan serta tahapan hidup masing-masing nasabah.
BACA JUGA:
“Bersama Google Cloud dan Artefact, kami menghadirkan kembali peran bank sebagai mitra keuangan jangka panjang bagi masyarakat Indonesia,” ujar Head of Data Analytics and AI CIMB Niaga, Billie Setiawan.
Kolaborasi ini menghadirkan dua agen utama yang dibangun di atas platform Vertex AI dari Google Cloud oleh CIMB Niaga AI CoE dan Artefact. Kedua agen ini dirancang untuk memperkuat kapabilitas karyawan CIMB Niaga dalam memberikan layanan yang lebih personal dan seamless.
Relationship Manager AI Agent
Relationship Manager AI Agent dirancang sebagai mitra strategis dalam pengambilan keputusan. Agen ini tidak hanya mengagregasi data, tetapi juga mengolah sentimen pasar harian dan tren keuangan menjadi insight yang dapat ditindaklanjuti.
Contact Center AI Agent
Contact Center AI Agent yang berfungsi sebagai mitra intuitif dan real-time bagi tim layanan. Berbeda dari tools contact center konvensional, agen ini bekerja berdampingan dengan karyawan selama interaksi berlangsung dan secara proaktif menampilkan informasi prosedur maupun detail produk yang paling relevan tepat pada saat dibutuhkan.
Untuk memastikan agen AI secara konsisten memberikan dukungan yang akurat dan relevan sesuai kebutuhan domain bagi karyawan, CIMB Niaga melalui AI CoE bersama Artefact membangun sistem manajemen pengetahuan terpusat dengan memanfaatkan platform data-to-AI terpadu dan layanan database terkelola dari Google Cloud.
Berbeda dari tools AI generik yang mengandalkan data publik yang terfragmentasi atau tidak selalu mutakhir, agen CIMB Niaga didukung oleh repositori data internal yang aman dan terverifikasi.
Hasilnya, interaksi antara karyawan dan AI berlandaskan pada satu sumber kebenaran yang tepercaya, sehingga memungkinkan karyawan memberikan layanan yang lebih tepat, informatif, dan sesuai dengan konteks kebutuhan masing-masing nasabah.
“Transformasi AI di sektor perbankan bukan sekadar mengadopsi solusi yang terpisah-pisah, melainkan mengimplementasikan strategi platform terpadu yang memungkinkan setiap karyawan mengakses tools dan insight sesuai perannya, tepat pada saat dibutuhkan,” pungkas Mark Micallef, Managing Director, Southeast Asia, Google Cloud.