JAKARTA - Cloudflare mengumumkan Cloudflare Mesh, solusi jaringan privat pertama dalam skala sebesar ini dibangun untuk mendukung perkembangan agen AI.
Dengan menyatukan agen AI, manusia, dan infrastruktur multicloud ke dalam satu jaringan yang aman, Cloudflare Mesh menyediakan landasan jaringan bagi organisasi untuk membangun, menerapkan, dan mengatur aplikasi AI generasi berikutnya.
BACA JUGA:
Kehadiran Cloudflare Mesh diharapkan bisa menjadi solusi perusahaan yang selama ini menghadapi masalah keamanan, yang memaksa mereka memilih antara membatasi akses agen AI atau berpotensi mengekspos infrastruktur privat mereka ke internet publik agar agen dapat berfungsi.
“Selama beberapa tahun, para pengembang terjebak dalam pilihan antara membuang waktu berhari-hari dengan memakai VPN yang kompleks dan rumit, atau mengambil jalan pintas berbahaya dengan mengekspos infrastruktur pribadi ke web terbuka. Kini, Cloudflare Mesh menyingkirkan kerumitan tersebut,” ungkap Matthew Prince, salah satu pendiri dan CEO Cloudflare.
Cloudflare juga mengintegrasikan Mesh dengan Cloudflare Developer Platform, termasuk Workers, Workers VPC, dan Agents SDK.
Integrasi ini memungkinkan organisasi membangun siklus hidup end-to-end untuk agen AI, mulai dari penerapan konektivitas privat dalam hitungan menit, memastikan akses aman ke layanan privat, hingga menyediakan tumpukan keamanan lengkap bagi agen AI.
Melalui perutean IP privat di jaringan global Cloudflare, data sensitif tetap terenkripsi dan terisolasi dari internet publik. Pengembang pun dapat memberikan akses terbatas ke API dan basis data privat melalui konfigurasi kode sederhana, tanpa harus membangun infrastruktur jaringan yang kompleks.