Bagikan:

JAKARTA - Vivo resmi membuka akses awal Android 17 melalui program Developer Preview, menyusul langkah kompetitor seperti Oppo, OnePlus, dan Realme dalam menghadirkan versi beta sistem operasi terbaru kepada pengguna.

Program ini berbasis Android 17 Beta 2 dan saat ini terbatas untuk dua flagship terbaru, yakni Vivo X300 Pro dan iQOO 15. Akses awal sudah dibuka di China daratan, dengan ekspansi global diperkirakan menyusul dalam waktu dekat.

Meski menawarkan fitur dan peningkatan terbaru, Vivo menegaskan bahwa versi ini ditujukan untuk developer dan pengguna tingkat lanjut, bukan untuk penggunaan harian karena masih mengandung banyak bug.

Pada Vivo X300 Pro, sejumlah masalah yang dilaporkan antara lain sensor sidik jari tidak berfungsi, fitur screenshot tidak tersedia, serta potensi crash pada aplikasi dan pengaturan sistem tertentu. Sementara pada iQOO 15, kendala mencakup fingerprint dan face recognition yang tidak aktif, masalah pada tombol home, hingga fitur jendela kecil yang kadang gagal dibuka.

Vivo juga mengingatkan bahwa pengguna tidak bisa kembali ke versi stabil tanpa melakukan factory reset, sehingga backup data menjadi langkah wajib sebelum instalasi. Selain itu, perangkat harus memiliki minimal 5GB ruang kosong dan baterai di atas 40%.

Untuk proses instalasi, pengguna perlu mengunduh firmware resmi, lalu memindahkannya ke penyimpanan internal perangkat melalui koneksi USB. Setelah itu, pembaruan dapat dilakukan melalui menu System Upgrade dengan memilih opsi Local Upgrade.

Jika terjadi kendala, pengguna dapat mengirimkan laporan melalui aplikasi Feedback yang tersedia di sistem. Opsi downgrade ke Android 16 tetap tersedia, namun memerlukan paket firmware khusus dari situs developer Vivo.

Langkah Vivo ini mempertegas tren industri Android, di mana vendor semakin agresif membuka akses awal ke versi terbaru sistem operasi demi mempercepat adaptasi aplikasi dan ekosistem.

Ikuti Whatsapp Channel VOI