Bagikan:

JAKARTA – Raksasa teknologi Korea Selatan Samsung Electronics dilaporkan akan menghentikan produksi ponsel lipat tiga layar Samsung Galaxy Z TriFold. Padahal perangkat premium tersebut selalu habis terjual setiap kali stok baru dirilis.

Laporan dari media Korea menyebutkan Samsung akan kembali merilis stok Galaxy Z TriFold di pasar domestik pekan ini. Namun restock tersebut disebut-sebut menjadi yang terakhir sebelum perusahaan menghentikan produksi perangkat tersebut.

Kabar ini cukup mengejutkan karena Galaxy Z TriFold justru menunjukkan permintaan yang kuat. Setiap kali Samsung merilis stok baru, baik di Korea Selatan, Amerika Serikat maupun pasar lain, perangkat tersebut dilaporkan langsung terjual habis dalam waktu singkat.

Meski demikian, jumlah unit yang diproduksi sejak awal memang tidak besar. Samsung disebut sengaja membatasi produksi karena perangkat ini merupakan eksperimen desain baru dengan harga yang sangat tinggi.

Galaxy Z TriFold menjadi salah satu inovasi paling ambisius Samsung di segmen ponsel lipat. Perangkat ini menggunakan desain tiga lipatan yang memungkinkan layar lebih besar ketika dibuka, berbeda dari konsep ponsel lipat sebelumnya seperti seri Samsung Galaxy Z Fold.

Namun analis industri menilai biaya komponen menjadi faktor penting di balik keputusan tersebut. Harga memori dan penyimpanan dilaporkan mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir, sehingga menekan margin keuntungan perangkat premium seperti Galaxy Z TriFold.

Jika Samsung terus memproduksi perangkat tersebut, perusahaan kemungkinan harus menaikkan harga jual untuk menjaga margin keuntungan. Langkah tersebut berpotensi memicu reaksi negatif dari konsumen karena Galaxy Z TriFold sendiri sudah diposisikan sebagai ponsel dengan harga sangat mahal.

Samsung diperkirakan memilih menghentikan produksi lebih cepat dari perkiraan awal dan mengalihkan fokus ke lini perangkat flagship lainnya.

Saat ini Samsung tengah menyiapkan generasi baru ponsel lipat, termasuk Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Samsung Galaxy Z Flip 8, yang diperkirakan menjadi tulang punggung strategi foldable perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.

Sejauh ini belum ada laporan bahwa Samsung sedang mengembangkan penerus langsung Galaxy Z TriFold. Hal ini memperkuat dugaan bahwa perangkat tersebut lebih berfungsi sebagai produk eksperimen teknologi daripada model yang ditujukan untuk produksi massal.

Jika laporan tersebut akurat, restock berikutnya bisa menjadi kesempatan terakhir bagi konsumen untuk mendapatkan Galaxy Z TriFold sebelum perangkat tersebut benar-benar menghilang dari pasar.